Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarbaru

PW ISNU Kalsel Gelar Madrasah Kader dan Muskerwil II di Banjarbaru

×

PW ISNU Kalsel Gelar Madrasah Kader dan Muskerwil II di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Madrasah Kader ISNU I dan Muskerwil II PW ISNU Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Pengurus Wilayah ISNU Kalimantan Selatan menggelar Madrasah Kader ISNU I yang dirangkai dengan Muskerwil II Tahun 2026 di Banjarbaru.

BANJARBARU – Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Kalimantan Selatan menggelar Madrasah Kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (MK ISNU) I yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, pada 23–25 Januari 2026.

Agenda ini menjadi forum konsolidasi intelektual sekaligus penguatan peran sarjana Nahdlatul Ulama dalam merespons tantangan keagamaan, sosial, dan kebangsaan. MK ISNU I diikuti delegasi pengurus cabang ISNU dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Ketua PW ISNU Kalimantan Selatan Zainal Ilmi menegaskan, kaderisasi intelektual menjadi fondasi penting bagi organisasi untuk melahirkan sarjana NU yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan daya adaptasi terhadap perubahan zaman.

Menurutnya, ISNU dituntut mampu mencetak kader yang berperan aktif dalam transformasi sosial serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kaderisasi tersebut, kata dia, merupakan bagian dari strategi jangka panjang organisasi dalam memperkuat kontribusi sarjana NU di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua Umum Pengurus Pusat ISNU Kamaruddin Amin yang membuka kegiatan tersebut menekankan peran strategis ISNU dalam menjaga tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah di tengah dinamika global. Ia menyebut ISNU sebagai ruang aktualisasi sarjana NU dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari agama hingga sains dan teknologi.

Kamaruddin juga menegaskan komitmen ISNU untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia, sejalan dengan agenda pembangunan nasional jangka panjang.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin. Pemerintah menilai ISNU memiliki peran penting dalam penguatan moderasi beragama dan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan kebangsaan.

Baca Juga  Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA, Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana PKS

Sejumlah pengurus pusat ISNU serta perwakilan legislatif daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut. Dukungan disampaikan terhadap upaya penguatan peran intelektual NU sebagai agen perubahan di daerah.

MK ISNU I PW ISNU Kalimantan Selatan diikuti 99 peserta dari 13 kabupaten dan kota. Selama kegiatan berlangsung, peserta dijadwalkan mengikuti materi kaderisasi, diskusi strategis, serta perumusan program kerja organisasi melalui Muskerwil II.

Melalui forum ini, PW ISNU Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sarjana NU dalam menjaga nilai keislaman moderat sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *