Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

PT Borneo Indobara Latih 30 Warga Sumber Makmur Membuat Sasirangan dan Eco Print

×

PT Borneo Indobara Latih 30 Warga Sumber Makmur Membuat Sasirangan dan Eco Print

Sebarkan artikel ini
Pelatihan sasirangan eco print PT BIB di Sumber Makmur.
Peserta pelatihan sasirangan dan eco print dari Desa Sumber Makmur memamerkan hasil karya di Pantai Angsana, Jumat (19/6/2026).

TANAH BUMBU – PT Borneo Indobara (BIB) menggelar pelatihan pembuatan kain sasirangan dan eco print. Kegiatan ini untuk masyarakat Desa Sumber Makmur, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Pelatihan berlangsung selama lima hari, 14–18 Juni 2026.

Program ini bagian dari realisasi MoU antara CSR PT BIB dan Pemerintah Desa Sumber Makmur. Tujuannya, menciptakan masyarakat mandiri dan produktif. Lewat peningkatan kapasitas, pengembangan usaha berbasis potensi lokal, dan pembukaan akses pasar.

Sebanyak 30 peserta dari Desa Sumber Makmur ikut pelatihan. Antusiasme mereka tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan mengikuti setiap sesi praktik.

CSR PT BIB menghadirkan dua praktisi berpengalaman. Reni, Owner SBK Sasirangan. Dan Sandi Agustinus, Owner Kantan Sasirangan.

Materi yang diberikan: sejarah dan nilai budaya sasirangan, teknik dasar pembuatan motif, proses pewarnaan, hingga praktik eco print menggunakan bahan alami.

Peserta juga mendapat wawasan tentang peluang usaha dan pemasaran produk kreatif.

Reni, Owner SBK Sasirangan, menilai masyarakat Sumber Makmur punya semangat belajar luar biasa.

“Kreativitas yang ditunjukkan selama pelatihan menjadi modal penting menghasilkan produk unik dan punya ciri khas. Dengan latihan dan pendampingan konsisten, saya optimis mereka bisa menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing,” jelasnya.

Sandi Agustinus melihat peluang pasar sasirangan dan eco print masih terbuka luas.

“Saat ini produk yang angkat budaya lokal dan konsep ramah lingkungan punya nilai tambah. Sasirangan dan eco print punya potensi besar berkembang. Asal didukung peningkatan kualitas, inovasi desain, dan strategi pemasaran tepat,” ujarnya.

Kepala Desa Sumber Makmur, Muhammad Adib, mengapresiasi program ini.

“Pelatihan ini memberi kesempatan masyarakat mendapat keterampilan baru yang punya nilai ekonomi. Kami berharap ilmu ini tidak berhenti di ruang pelatihan. Tapi bisa dikembangkan jadi produk unggulan desa yang tingkatkan kesejahteraan. Ini bukti nyata komitmen kerja sama antara Pemdes dan CSR PT BIB,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Tanah Bumbu Haru Saksikan Parade Senja

Perwakilan Manajemen CSR PT Borneo Indobara, Silvyna Aditia, mengatakan pelatihan ini bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tapi juga mengembangkan produk bernilai jual dan daya saing. CSR PT BIB berkomitmen mendukung pengembangan produk lokal. Termasuk membuka peluang promosi lewat pameran regional, nasional, hingga internasional. Kami berharap produk Desa Sumber Makmur dikenal luas dan punya pasar berkelanjutan,” tuturnya.

Penutupan pelatihan digelar di Pantai Angsana, Jumat (19/6/2026).

Peserta menampilkan hasil karya sasirangan dan eco print dalam sesi catwalk. Selain ajang apresiasi, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri peserta. Mereka jadi lebih percaya diri mempromosikan produk yang berpotensi jadi unggulan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *