Barru

Proyek Sekolah Rakyat di Barru Capai 95,34 Persen

×

Proyek Sekolah Rakyat di Barru Capai 95,34 Persen

Sebarkan artikel ini

BARRU — Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, telah mencapai progres fisik 95,34 persen. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan sekolah tersebut pada Rabu (23/9/2026).

Sekolah Rakyat Barru dibangun di atas lahan seluas 7,93 hektare dengan luas bangunan 27.474 meter persegi. Sekolah tersebut memiliki kapasitas 1.260 siswa.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody.

Sekolah Rakyat di Barru merupakan salah satu dari sembilan proyek Sekolah Rakyat yang dibangun di Sulawesi Selatan. Delapan lokasi lainnya berada di Kota Makassar serta Kabupaten Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, Takalar, Sinjai, dan Bone.

Sembilan Sekolah Rakyat tersebut memiliki total kapasitas 11.340 siswa. Pembangunannya terbagi dalam dua paket pekerjaan.

Paket Sulsel 1 mencakup lima lokasi di Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru dengan total kapasitas 6.300 siswa. Hingga 21 September 2026, progres fisik keseluruhan paket tersebut mencapai 95,21 persen.

Sementara Paket Sulsel 2 mencakup empat lokasi di Makassar, Takalar, Sinjai, dan Bone dengan kapasitas 5.040 siswa. Progres fisik keseluruhan mencapai 98,28 persen.

Makassar, Takalar, dan Sinjai telah mencapai progres 100 persen, sedangkan pembangunan Sekolah Rakyat di Bone mencapai 93,45 persen.

Untuk fasilitasnya, Sekolah Rakyat Barru dibangun sebagai kawasan pendidikan yang dilengkapi gedung pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa putra dan putri, dua rusun guru, kantin dan dapur, gudang, gedung serbaguna, rumah ibadah, guest house, serta fasilitas olahraga.

Baca Juga  Tingkat Pendidikan, PT Indocement Tarjun Tandatangani MoU Dengan ULM Banjarmasin

Secara keseluruhan, sembilan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dibangun di atas lahan seluas 69,92 hektare dengan luas bangunan sekitar 280.439 meter persegi.

Paket Sulsel 1 memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,301 triliun, sedangkan Paket Sulsel 2 memiliki nilai kontrak Rp996,44 miliar. (Kementerian PU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *