Bantul, bacakabar – Satgas Pangan Polres Bantul menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di area Car Free Day (CFD) Lapangan Paseban Bantul.
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud kepedulian polisi terhadap stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat. “Kami mendistribusikan satu ton beras SPHP dari Bulog untuk dijual kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Novita, beras SPHP dijual sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram. Namun Polres Bantul memberikan harga lebih murah, yakni Rp12.000 per kilogram atau Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram. Setiap konsumen dibatasi maksimal dua kemasan demi pemerataan.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga beras medium di Bantul saat ini berkisar Rp13.000–Rp14.000 per kilogram. “Dengan harga ini, masyarakat bisa mendapatkan beras lebih terjangkau di tengah harga pasaran yang naik,” kata Novita.
Ia menegaskan kehadiran polisi di GPM sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. “Kami ingin program pemerintah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Salah satu warga Bambanglipuro, Tanto (52), mengaku senang bisa membeli beras murah dari Polres Bantul. “Tadi saya olahraga, lihat Polres jual beras. Setelah tanya, ternyata lebih murah dari pasaran,” ujarnya.
Tanto mengapresiasi inisiatif Polres Bantul. “Ini nilai plus untuk polisi. Selain menjalankan tugas, mereka juga membantu masyarakat mendapatkan beras murah,” katanya.












