Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kapuas

Pj Bupati Kapuas Panen Perdana Semangka di Desa Pulau Kaladan

×

Pj Bupati Kapuas Panen Perdana Semangka di Desa Pulau Kaladan

Sebarkan artikel ini
Pj. Bupati Kapuas, Erlin Hardi, ST, saat melakukan panen perdana Semangka di Desa Pulau Kaladan, Rabu (29/11/2023).

Kuala Kapuas – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Erlin Hardi, ST melakukan panen perdana di Sei Tatumbu Desa Pulau Kaladan, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Kalteng, Rabu (29/11/2023).

Turut hadir pada kegiatan Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Camat Mantangai, dan sejumlah Kepala OPD terkait.

Erlin Hardi mengungkapkan rasa bangganya atas inisasi budidaya komoditas semangka di wilayah yang tadinya merupakan lahan tidur, kemudian dikelola dengan baik sehingga menjadi lahan produktif.

Ia meyakini, budidaya semangka di Desa Pulau Kaladan itu mampu menjadi nilai tambah bagi masyarakat desa. Karena diketahui pada kegiatan panen perdana tersebut, menghasilkan sekitar 20 ton semangka kualitas unggul per hektarnya.

“Kegiatan panen perdana hari ini mampu menghasilkan buah semangka hingga 20 ton per hektar. Hal ini akan terus kita dorong untuk terus menghasilkan karena mampu menjadi nilai tambah bagi masyarakat desa,” kata Pj Bupati Kapuas saat diwawancarai awak media di sela kegiatan.

Ia berharap, kegiatan pemanfaatan lahan yang sebelumnya adalah lahan tidur dan bekas Karhutla itu tidak hanya dikembangkan untuk komoditas semangka saja, namun bisa dikembangkan lagi untuk komoditas-komoditas holtikultura lainnya.

“Pemkab Kapuas akan selalu memberikan support terkait hal ini, dan diharapkan juga komoditas-komoditas holtikultura lainnya untuk bisa dikembangkan dilahan yang kurang diolah, menjadi lahan produktif produktif,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Pulau Kaladan, Sugianto dalam laporannya menjelaskan lahan yang digarap pihaknya saat berjumlah 8 hektar, dimana 3 hektar telah ditanam semangka dan 5 hektar ditanam singkong.

“Untuk tahap pertama panen perdana ini mencapai sekitar 20 ton per hektar, dan tahap selanjutnya bisa mencapai 25 hingga 30 ton per hektar,” kata Sugianto.

Ia juga mengungkapkan, mayoritas warga beraktivitas dalam mata pencahariannya bergantung dengan akses jalan yang dinilai sangat memprihatinkan terutama di musim penghujan.

Baca Juga  Pemuda Muhammadiyah Kapuas Desak Manajemen XXI Citimall Hormati Konstitusi

Oleh karena itu pihaknya berharap, peningkatan infrastruktur jalan desa dapat menjadi perhatian khusus pihak terkait, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat.

(Rahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *