Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Peristiwa

Petasan Imlek Diduga Picu Kebakaran Gudang Sawit di Cirebon, Kerugian Capai Rp1 Miliar

×

Petasan Imlek Diduga Picu Kebakaran Gudang Sawit di Cirebon, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran gudang bungkil kelapa sawit di Panjunan Cirebon saat petugas memadamkan api yang diduga dipicu petasan Imlek.
Kobaran api melalap gudang bungkil kelapa sawit di kawasan Panjunan, Kota Cirebon, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu petasan perayaan Imlek dan menyebabkan kerugian mencapai sekitar Rp1 miliar.

CIREBON – Sebuah gudang penyimpanan bungkil kelapa sawit di kawasan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, terbakar pada Selasa (17/2/2026) dini hari. Kebakaran tersebut diduga dipicu petasan yang digunakan dalam perayaan Imlek.

Sebanyak 29 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan area seluas kurang lebih 1.718 meter persegi.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Operasi dan Penyelamatan Kebakaran DPKP Kota Cirebon, Nurjaman, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.30 WIB dari warga bernama Lukman.

“Petugas menerima laporan adanya kebakaran di dekat Jalan Benteng, Panjunan, dengan objek yang terbakar berupa gudang bungkil kelapa sawit,” ujar Nurjaman dalam keterangan tertulisnya.

Setelah laporan divalidasi melalui layanan pengaduan dan 112 Command Center, tiga unit mobil pemadam bernomor 08, 09, dan 05 langsung diberangkatkan dari Mako dan Pos Seltim.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 04.42 WIB dan mulai melakukan pemadaman delapan menit kemudian. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena api telah membesar dan material di dalam gudang mudah terbakar.

“Pendinginan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 06.40 WIB,” katanya.

Sebanyak enam tangki air digunakan untuk menjinakkan kobaran api yang sempat membumbung tinggi di tengah suasana subuh. Dokumentasi petugas menunjukkan asap tebal dan bara api masih terlihat saat proses pendinginan berlangsung.

Nurjaman menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari petasan perayaan Imlek. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Meski demikian, sejumlah aset berhasil diselamatkan, di antaranya satu unit mobil fuso, drum oli, kompresor, serta sebagian area gudang penyimpanan.

Baca Juga  Polisi Sebut Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Pelabuhan Speed

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

Operasi pemadaman turut melibatkan dukungan dari unsur TNI, Polri, PLN, PSC, serta warga sekitar. Petugas memastikan situasi kembali aman setelah proses pendinginan selesai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan petasan, terutama di kawasan padat bangunan maupun area yang menyimpan material mudah terbakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *