TANAH BUMBU – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kayuh Baumbai, Dardi, melaporkan serangan hama yang melanda lahan padi petani di Desa Berkat Mupakat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (10/3/2026).
Ia meminta pemerintah daerah segera turun tangan membantu penanganan hama yang dinilai semakin meluas.
Dalam laporan yang disampaikan bersama petani Ruslan melalui video yang diterima redaksi Bacakabar.id, Dardi menyebut serangan hama pada musim tanam tahun ini tergolong cukup parah.
“Padi kami pada tahun ini diserang hama luar biasa,” ujar Dardi.
Menurutnya, petani menghadapi beberapa gangguan tanaman sekaligus. Selain serangan ulat, tanaman padi juga terserang jamur dan busuk akar yang menghambat pertumbuhan.
Serangan tersebut terjadi di area persawahan dengan luas sekitar 165 hektare.
Dardi mengatakan para petani kini kesulitan mengendalikan hama karena biaya penanganan yang terus meningkat. Mereka harus membeli berbagai jenis obat pertanian untuk menyelamatkan tanaman.
“Kami sudah kewalahan membeli obat-obatan untuk menyehatkan kembali tanaman kami,” katanya.
Selain mahal, kebutuhan obat pertanian juga semakin banyak seiring meluasnya serangan hama.
Petani berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait dapat memberikan solusi dan bantuan penanganan agar tanaman padi dapat diselamatkan.
Menurut mereka, persoalan ini tidak hanya berdampak pada hasil panen, tetapi juga ketahanan ekonomi petani di wilayah tersebut.












