JAKARTA – Pertamina Patra Niaga menambah layanan pengisian bahan bakar melalui SPBU modular dan kios siaga di sejumlah jalur mudik untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean di SPBU utama sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bakar, terutama di titik-titik padat dan wilayah yang belum terjangkau SPBU permanen.
Perusahaan mencatat sebanyak 95 unit SPBU modular dan 61 unit Kiosk Pertamina Siaga disiagakan di jalur mudik dan kawasan wisata. Fasilitas ini ditempatkan di lokasi dengan potensi kepadatan tinggi, termasuk ruas jalan utama dan daerah tujuan perjalanan.
SPBU modular dirancang sebagai unit pengisian BBM yang bersifat mobile dan fleksibel, sehingga dapat dipindahkan sesuai kebutuhan distribusi. Sementara itu, kios siaga berfungsi sebagai titik layanan tambahan untuk menjangkau wilayah yang jauh dari SPBU.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penambahan fasilitas tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran distribusi energi selama periode mudik.
Menurut dia, seluruh layanan tambahan telah terintegrasi dengan sistem distribusi nasional yang disiagakan selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri.
Dengan skema tersebut, Pertamina menargetkan distribusi BBM tetap terjaga dan antrean di jalur mudik dapat ditekan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.












