Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Laut

Pemkab Tanah Laut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting

×

Pemkab Tanah Laut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini
Ismail Fahmi membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting Tanah Laut 2025 di Aula Algoritma Pelaihari.
Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Tahun 2025 di Aula Algoritma, Rabu (15/10/2025).

PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus mendorong percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Tahun 2025, yang digelar di Aula Algoritma Lt. 2 pada Rabu (15/10/2025). Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Ismail Fahmi, mewakili Bupati.

Dalam sambutannya, Ismail Fahmi menegaskan pentingnya aksi nyata dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting.

“Stunting menjadi fokus utama pemerintah. Dua hal penting yang harus kita jaga adalah data dan aksi. Dengan data yang akurat, intervensi bisa lebih tepat sasaran. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga seperti Baznas sangat penting agar penurunan angka stunting dapat berjalan cepat dan efektif,” ujarnya.

Kepala DP3AP2KB Tanah Laut, Maria Ulfah, melaporkan bahwa angka stunting di daerahnya menunjukkan penurunan signifikan. Berdasarkan hasil SSGI 2024, prevalensi stunting turun menjadi 22,5 persen, atau menurun 19,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Maria menjelaskan, sejumlah program strategis telah dijalankan, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gebyar Minilokakarya di empat kecamatan, serta intervensi gizi dan non-gizi di Desa Kandangan Baru. Selain itu, evaluasi pelaksanaan intervensi juga dilakukan pada 13 Oktober 2025.

“Rapat ini menjadi ruang bagi kita semua untuk memperkuat strategi dan kolaborasi agar pencegahan stunting lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Tanah Laut, Baznas, dan Bank Kalsel, dengan peserta dari SKPD, camat, direktur rumah sakit daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, forum CSR, serta anggota Tim GENTING.

Beragam isu strategis dibahas, mulai dari kondisi kasus stunting di Tanah Laut, penguatan peran GENTING, hingga peran dunia usaha dan lembaga sosial dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Panitia berharap hasil diseminasi menjadi dasar perumusan kebijakan dan intervensi lanjutan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga  Tingkatkan Efektivitas Penegakan Hukum Kejahatan Siber, Polres Kotabaru Ikuti Puslitbang Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *