Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu dan FKPT Kalsel Perkuat Benteng Ideologi Lewat Sosialisasi Cegah Radikalisme

×

Pemkab Tanah Bumbu dan FKPT Kalsel Perkuat Benteng Ideologi Lewat Sosialisasi Cegah Radikalisme

Sebarkan artikel ini
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Tanah Bumbu, M. Putu Wisnu Wardhana, membuka sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme bersama FKPT Kalsel di Kantor Bupati.
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Tanah Bumbu, M. Putu Wisnu Wardhana, membuka sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme bersama FKPT Kalsel di Kantor Bupati.

Tanah Bumbu – Ancaman radikalisme dan terorisme yang masih membayangi kehidupan berbangsa mendorong Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan untuk mengambil langkah nyata. Salah satunya melalui Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme serta Pengukuran Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) 2025, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (25/9/2025).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyebaran paham radikal dan menjaga keamanan daerah.

“Radikalisme dan terorisme masih menjadi ancaman nyata bagi bangsa Indonesia. Pencegahannya tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan dan pemerintah, tetapi perlu keterlibatan seluruh elemen masyarakat – mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat,” ujar Putu saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sekadar edukasi, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesadaran kolektif, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta membangun ketahanan ideologi di tengah masyarakat.

Indeks Kewaspadaan Nasional Jadi Tolok Ukur Kesiapsiagaan

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan Pengukuran Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) 2025. Instrumen tersebut digunakan untuk mengukur seberapa siap masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi potensi ancaman keamanan.

“Hasil pengukuran akan menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat, terarah, dan terukur untuk menjaga stabilitas serta keutuhan NKRI,” jelasnya.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan, menangkal paham yang bertentangan dengan Pancasila, sekaligus meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi ancaman.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala BIN Daerah Kalimantan Selatan, Danyon Teritorial Pembangunan 828/BWM, Danyon Brimob B Pelopor Batulicin, Badan Kesbangpol Kalsel, pimpinan SKPD, instansi vertikal, Kemenag Tanbu, serta perwakilan organisasi masyarakat, pemuda, dan tokoh agama.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Alsintan untuk Perkuat Brigade Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *