Batulicin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu mengajak warga mengurangi sampah selama mudik dan Lebaran melalui kampanye “Mudik dan Lebaran Minim Sampah”. Masyarakat didorong membawa tumbler, menggunakan tas belanja ulang, dan menghindari pemborosan makanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu, Rahmat Prapto Udoyo, menyatakan program ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 2025. “Pemkab akan menerbitkan edaran serupa agar kampanye lebih luas menjangkau masyarakat,” ujarnya Kamis, (27/3/2025).
Kampanye ini juga menanggapi potensi lonjakan sampah selama mudik. Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik Idulfitri 2025 mencapai 146,48 juta orang, dengan timbulan sampah 73.240 ton. Angka ini lebih tinggi dibanding 2024 (58 ribu ton dari 193,6 juta pemudik) dan 2023 (49.520 ton dari 123,8 juta pemudik).
“Selain warga, pengelola terminal, bandara, dan pelabuhan juga diminta menyediakan tempat sampah terpilah dan mengelolanya dengan baik,” tambah Rahmat.
DLH Tanah Bumbu juga mendorong pengurangan sampah dalam aktivitas Lebaran, seperti salat Idulfitri dan pembagian bingkisan, dengan target lebih sedikit sampah plastik dan lebih banyak barang reusable.












