SUKAMARA — Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar operasi pasar gas LPG 3 kilogram sebagai langkah mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Operasi pasar tersebut digelar di Pasar Inpres Sukamara, Jumat (27/2/2026), dan menjadi kali ketiga dalam sepekan pemerintah daerah melakukan intervensi pasokan LPG 3 kilogram.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan operasi pasar dilakukan untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan stok gas bersubsidi kembali tersedia di masyarakat.
“Operasi pasar ini merupakan tindak lanjut atas keluhan warga terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, selain menambah pasokan melalui operasi pasar, pemerintah daerah juga memperketat pengawasan distribusi LPG bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran.
Ia menegaskan LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga distribusinya harus diawasi secara ketat.
Pemkab Sukamara berharap langkah tersebut mampu menormalkan distribusi, menekan lonjakan harga, serta memudahkan masyarakat memperoleh gas LPG 3 kilogram dengan harga terjangkau.
Ke depan, operasi pasar dan pengawasan distribusi akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah kelangkaan kembali terjadi.












