Yogyakarta – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mencatat tren positif dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026. Hingga hari ketujuh pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (Anev) Direktorat Lalu Lintas Polda DIY per 8 Februari 2026, jumlah kejadian kecelakaan tercatat turun sekitar 6 persen, dari 17 kasus pada 2025 menjadi 16 kasus pada tahun ini.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyampaikan, penurunan paling signifikan terlihat pada tingkat fatalitas korban. Pada hari ketujuh operasi, tidak terdapat korban meninggal dunia, atau turun 100 persen dibandingkan tahun lalu yang mencatat satu korban jiwa.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta efektivitas pendekatan edukatif yang dilakukan kepolisian.
Selama operasi berlangsung, petugas mencatat 120 tindakan tilang dan 1.198 teguran di seluruh wilayah DIY. Jumlah tilang menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring strategi kepolisian yang lebih mengedepankan langkah preventif dan preemtif.
Upaya edukasi juga terus diperkuat melalui berbagai kegiatan sosialisasi. Hingga hari ketujuh, Ditlantas Polda DIY telah melaksanakan 140 kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas melalui media sosial, serta program Police Goes to Campus dan Police Goes to School yang menyasar pelajar dan mahasiswa.
Polda DIY mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan di jalan. Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan berlangsung guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di Yogyakarta.












