Batulicin – Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu bekerja sama dengan PT Arutmin Indonesia telah mengadakan acara nonton bersama film “Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.” Acara tersebut dilaksanakan di Sanggar Tari Satui Community Center (SCC) Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, pada hari Selasa (05/12).
Yulia Ramadani, Kepala Dispersip Tanbu, melalui Sekretaris Dispersip, M. Saleh, menyampaikan bahwa film tersebut memberikan pembelajaran tentang pentingnya pemahaman agama, kasih sayang, dan dedikasi dalam melayani umat. “Film ini kami peroleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan,” tambah Saleh.
Sebanyak 100 peserta turut serta dalam acara nonton bersama, diantaranya adalah Sekcam Satui, Anggota Danramil, Polsek, Komunitas, Pelajar, dan masyarakat sekitar. Hadir juga Kepala Desa Sungai Cuka, Kepala Desa Makmur Mulia, Kepala Desa Makmur Jaya, Pimpinan PT Satui Terminal Umum (STU), serta Manajemen PT Arutmin Indonesia Tambang Satui.
Saleh menekankan bahwa film “Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari” memberikan inspirasi yang besar. Film ini mengambil cerita dari kehidupan seorang ulama yang memiliki pengaruh signifikan dalam penyebaran agama Islam di Nusantara dan Kalimantan Selatan.
“Film ini mengungkapkan peran besar Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dalam penyebaran Islam di Nusantara,” ujar Saleh. Ulama asal Banjar ini melakukan perjalanan jauh untuk bertemu dengan penduduk setempat, memberikan pengajaran tentang Islam, dan memberikan bimbingan spiritual.
Datu Kalampayan, demikian ia dikenal, juga terlibat aktif dalam memperkuat tatanan sosial masyarakat, mengatasi konflik, dan berkontribusi dalam membangun perdamaian. Film ini juga menggambarkan kehidupan pribadi Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, termasuk hubungannya dengan keluarga dan murid-muridnya.
Dalam perjalanan hidupnya, ia menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, namun tetap teguh pada prinsip-prinsip agama Islam dan terus berupaya melayani umat dengan tulus dan ikhlas.
Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id












