BATULICIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan membahas hak dan kewajiban suami istri dalam rumah tangga.
Kegiatan mengangkat tema “Pandangan Islam Terhadap Hak serta Kewajiban Suami dan Istri dalam Rumah Tangga” tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (9/9/2026).
Ketua DWP Kabupaten Tanah Bumbu Siti Masitah Eryanto Rais mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan wawasan keagamaan.
“Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi pertemuan rutin, tetapi menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menambah wawasan dan keimanan kita,” ujarnya.
Menurut Siti Masitah, peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW, termasuk dalam membangun hubungan yang baik di dalam keluarga.
Penasehat I DWP Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif mengatakan tema yang diangkat berkaitan erat dengan kehidupan keluarga. Menurutnya, keharmonisan rumah tangga membutuhkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban masing-masing.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mari kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun keluarga yang harmonis. Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, saling menghargai, menyayangi dan menguatkan dalam kebaikan,” tuturnya.
Ia mengatakan keluarga merupakan salah satu tempat utama dalam pembentukan karakter dan akhlak. Hubungan suami istri yang dilandasi nilai agama, komunikasi yang baik, dan sikap saling menghormati diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak.
Peringatan Maulid tersebut diisi tausiah oleh Ustadzah Huril Ainur Rahmah. Materi tausiah membahas pandangan Islam mengenai hak dan kewajiban suami serta istri dalam rumah tangga.
Dalam tausiah tersebut disampaikan pentingnya menjalankan kehidupan rumah tangga berdasarkan tuntunan Islam. Suami dan istri memiliki peran serta tanggung jawab masing-masing yang dijalankan dengan kasih sayang, amanah, kesabaran, dan sikap saling menghormati.
Keteladanan Rasulullah SAW dalam memperlakukan keluarga juga menjadi bagian dari materi yang disampaikan, termasuk sikap lembut, menghargai pasangan, menjaga komunikasi, serta menjalankan tanggung jawab dalam keluarga.












