MANGGARAI – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meninjau Fuel Terminal (FT) Reo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kondisi operasional terminal BBM setelah diguncang gempa bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Dalam kunjungan itu, PT Pertamina Patra Niaga turut mendampingi Mochamad Iriawan. Direktur Armada dan Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yuniarto, mengatakan kunjungan tersebut juga untuk memastikan kesiapan sarana dan fasilitas penyuplai BBM serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Menurut Arif, kondisi operasional FT Reo saat ini berangsur pulih.
“Alhamdulillah, pada hari ini saya mendampingi Bapak Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Bapak Mochamad Iriawan, beserta rombongan. Siang hari ini kami mengunjungi Fuel Terminal Reo untuk memastikan kondisi operasional terminal terkini. Alhamdulillah, secara berangsur-angsur operasional terminal sudah berjalan dengan normal,” ujar Arif.
Dalam kunjungan tersebut, FT Manager Reo Mumu Najmudin memaparkan kondisi fasilitas FT Reo setelah gempa. Sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, di antaranya ruangan kantor dan musala yang belum dapat digunakan, pagar pelindung yang roboh, serta retakan pada fasilitas penyaluran.
Meski demikian, perbaikan teknis langsung dilakukan di lapangan.
Mumu mengatakan, para perwira di FT Reo sempat panik ketika gempa melanda. Namun, mereka tetap menjalankan tugas untuk menjaga ketersediaan energi dan memastikan pasokan BBM tetap aman.
“Bapak bisa lihat kami masih siap. Teman-teman tetap bertahan di sini untuk menjalankan tugas dari perusahaan, meskipun merasakan gempa dari hari pertama,” ujar Mumu kepada Mochamad Iriawan.
Mendengar hal tersebut, Mochamad Iriawan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para perwira Pertamina Patra Niaga di FT Reo atas dedikasi mereka.
Menurutnya, para perwira tersebut merupakan pejuang energi yang memastikan pasokan energi tetap tersedia di wilayah tersebut.
“Saya tidak bisa berkata banyak, hanya rasa bangga dan terharu yang luar biasa di hati saya. Mewakili Dewan Komisaris dan manajemen, saya tegaskan: tanpa kalian, tidak akan ada pasokan energi di wilayah ini dan chaos pasti terjadi. Kalianlah para pejuang energi yang sebenarnya,” tutur Mochamad Iriawan.
Dalam kesempatan itu, Mochamad Iriawan juga memberikan bantuan kepada 10 Tenaga Alih Daya (TAD) di FT Reo yang turut menjadi korban gempa. Mereka kini tinggal di sejumlah posko mandiri karena rumah mereka hancur akibat gempa.
Bantuan tersebut berupa bahan makanan, matras, dan obat-obatan.
Mochamad Iriawan kemudian menengok korban gempa di Posko Pengungsian Pertamina Patra Niaga di wilayah Barang Kolong, Kecamatan Reok. Di lokasi tersebut, ia berinteraksi dengan anak-anak korban gempa dan memberikan semangat.
Ia juga menyerahkan bantuan berupa bahan makanan, kebutuhan sehari-hari, dan obat-obatan secara simbolis kepada Camat Reok Ritaudin.
Ritaudin menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pertamina. Menurutnya, Pertamina secara konsisten menyalurkan bantuan dan mendampingi warga Reok yang menjadi korban gempa.
“Sejak tanggal 15 hingga hari ini, Pertamina selalu hadir mendampingi dan memberikan bantuan kepada kami. Kami telah dikunjungi oleh Bapak Direktur Utama dan hari ini Bapak Komisaris Utama juga turut hadir secara langsung bersama kami di Kecamatan Reok. Terima kasih banyak. Kami sangat bersyukur Bapak Komisaris menyempatkan hadir meninjau kami di sini,” tuturnya.












