Jogja – Selama Operasi Ketupat Progo tahun 2024 terjadi penurunan kendaraan yang masuk ke wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY dibanding tahun sebelumnya.
Diketahui, operasi tersebut digelar selama 13 hari mulai tanggal 4 April hingga 16 April 2024.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini pada tahun 2023, kendaraan masuk DIY sebanyak 1.911.592 kendaraan, sedangkan kendaraan keluar sebanyak 2.052.120 kendaraan.
Sementara di tahun 2024 jumlah kedatangan sebanyak 1.110.385 kendaraan dan kendaraan keluar sebanyak 1.110.385 kendaraan.
“Terjadi angka tersebut terjadi penurunan yang signifikan sebanyak 801.207 kendaraan yang masuk, dan 939.516 kendaraan yang keluar DIY.” kata Dirlantas Polda DIY Kombes Alfian Nurizal saat jumpa pers di halaman Mapolda DIY Senin, (29/4/2024).
Selain itu, lanjutnya, jumlah penumpang melalui Bandar Udara juga mengalami penurunan, pada tahun 2023 sebanyak 114.102 penumpang, mengalami penurunan menjadi 109.392. Sedangkan jumlah keberangkatan juga mengalami penurunan dengan selisih 10.277 penumpang.
“Beda halnya dengan jumlah kedatangan penumpang Stasiun mengalami penurunan dengan selisih 11.656 penumpang. Sedangkan jumlah keberangkatan mengalami kenaikan dengan selisih 45.010 penumpang,” urainya.
Ia menambahkan, penumpang di terminal mengalami peningkatan sebanyak 4.729 penumpang. Keberangkatan menurun sebanyak 8.287 penumpang.
Alfian menjelaskan, pergerakan orang di tempat wisata mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 51%.
“Pada tahun 2023 sebanyak 598.992, sedangkan di tahun 2024 ini mengalami kenaikan sebanyak 906.757 orang yang mana naik sebanyak 307.765 orang,” ucap Dirlantas.
Ia mengaku, selama digelarnya Operasi Ketupat Progo tahun ini angka kriminalitas turun bila dibandingkan musim lebaran tahun lalu yakni sebanyak 12 kasus.
“Namun sebaliknya, angka kecelakaan lalu lintas mengalami sedikit kenaikan sebanyak 24 kejadian,” pungkasnya. (Wit)












