MALANG – PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan empat unit mobile storage atau mobil tangki cadangan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di wilayah Malang Raya menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, terutama di jalur mudik dan kawasan wisata.
Fuel Terminal Manager Pertamina Malang, Doly Pratama Yudha, mengatakan mobile storage ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, antara lain Kota Batu, Blitar, dan wilayah Malang Selatan.
Menurutnya, penempatan tersebut mempertimbangkan jalur wisata dan jalur mudik yang diperkirakan mengalami peningkatan lalu lintas.
Setiap unit mobil tangki memiliki kapasitas sekitar 24 kiloliter dan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan kebutuhan pasokan BBM di SPBU.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) bagi pengendara yang mengalami kehabisan BBM di perjalanan. Melalui layanan ini, masyarakat dapat menghubungi call center 135 untuk meminta pengantaran BBM langsung ke lokasi.
Untuk memastikan distribusi energi tetap terjaga, Pertamina juga mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 yang bertugas memantau penyaluran BBM dan LPG selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Pertamina memastikan stok BBM di wilayah Malang Raya dalam kondisi aman. Pasokan tersebut didistribusikan dari terminal BBM Surabaya ke Malang menggunakan jalur kereta api sebelum disalurkan ke berbagai SPBU.
Pertamina juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena pasokan telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan selama musim mudik Lebaran.












