JAKARTA – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengoperasikan 370 armada kapal yang melayani berbagai kebutuhan jasa maritim di perairan Indonesia. Data tersebut menjadi bagian dari kinerja operasional perusahaan sepanjang 2025.
PTK menjalankan empat lini usaha, yakni penyedia kapal penunjang, jasa kepelabuhanan, shorebase atau pangkalan logistik tepi pantai, serta layanan keagenan pelayaran.
Sepanjang 2025, 370 armada tersebut mencatat fleet commercial days sebesar 358,52 hari. Sementara commission days mencapai 120.118 hari dan commercial days tercatat 119.390 hari. Data tersebut juga tercantum dalam laporan kinerja PTK tahun buku 2025.

Data operasional tersebut disampaikan PTK bersamaan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perusahaan juga menggelar kegiatan bertema kemerdekaan di lingkungan kerja, termasuk di Kantor Pusat PTK, Jakarta Utara.
VP Legal & Relation PT Pertamina Trans Kontinental Amran Reza mengatakan momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi perusahaan terhadap perannya di sektor maritim nasional.
“PTK memaknai kemerdekaan lebih dari sekadar perayaan visual. Momen ini menjadi upaya para Perwira PTK untuk meningkatkan persatuan serta komitmen untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia serta mendukung kelestarian alam,” ujar Amran, Sabtu (15/8/2026).
Peringatan di Kantor Pusat PTK ditandai dengan dekorasi bertema merah putih yang menggunakan sejumlah bahan ramah lingkungan dan material daur ulang.
Amran mengatakan PTK akan terus mengembangkan layanan jasa maritim dengan memperhatikan aspek keselamatan dan standar operasional.
“Sebagai pelaku sektor logistik dan jasa maritim terpadu, PTK bertekad untuk terus mendukung kedaulatan maritim nasional dan terus meningkatkan layanan yang andal, aman, dan berstandar tinggi bagi seluruh pelanggan,” katanya.












