Scroll untuk baca artikel
Budaya

HUT ke-1 Dewan Adat Banjar, Komitmen Lestarikan Bahasa dan Budaya Banjar

×

HUT ke-1 Dewan Adat Banjar, Komitmen Lestarikan Bahasa dan Budaya Banjar

Sebarkan artikel ini
Peringatan HUT ke-1 Dewan Adat Banjar di Martapura dengan lomba puisi berbahasa Banjar
Peringatan HUT ke-1 Dewan Adat Banjar di Martapura diisi dengan lomba puisi berbahasa Banjar sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

Martapura — Dewan Adat Banjar (DAB) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 dengan menggelar rangkaian kegiatan budaya di Martapura, Kabupaten Banjar. Peringatan ini menjadi momentum peneguhan komitmen DAB dalam menjaga, melestarikan, serta menanamkan nilai-nilai adat dan budaya Banjar kepada generasi muda.

Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri tokoh adat, perwakilan Kesultanan Banjar, tokoh masyarakat, serta pegiat budaya. Peringatan satu tahun DAB dinilai sebagai tonggak penting dalam upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya identitas dan warisan budaya Banjar di tengah arus modernisasi.

Sambutan Ketua Umum Dewan Adat Banjar, Rudi Firdaus, S.Ag., yang diwakili Sekretaris Umum Markas Besar DAB, Akhmad Syafi’i, S.Pt., menegaskan bahwa HUT ke-1 bukan sekadar perayaan seremonial.

“Ini adalah tonggak awal perjalanan Dewan Adat Banjar dalam menguatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai adat dan budaya Banjar sebagai identitas yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan Kesultanan Banjar, Gusti Azhar A., M.Pd., yang menilai peran Dewan Adat Banjar sangat strategis dalam menjaga kesinambungan nilai adat leluhur.

“Keberadaan Dewan Adat Banjar menjadi bagian penting dalam merawat dan meneruskan warisan budaya Banjar agar tetap hidup dan relevan di setiap generasi,” katanya.

Tokoh masyarakat Martapura, H. Zainal Abidin, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan, khususnya yang melibatkan generasi muda sebagai pewaris budaya Banjar.

Bahasa Banjar sebagai Identitas Budaya

Ketua Dewan Adat Banjar Kabupaten Banjar, Akhmad Fadli, menekankan pentingnya penggunaan bahasa Banjar sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya.

“Berbahasa Banjar sangat penting karena mencerminkan jati diri kita sebagai masyarakat Banjar. Di dalam bahasa Banjar terdapat nilai kesopanan dan adab dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga  SMPN 1 Kotabaru Perkuat Prestasi dan Pendidikan Karakter Siswa

Dukungan terhadap pelestarian budaya juga disampaikan Ketua Harian Gerdayak Drs. Rahmadi serta Ketua Markas Daerah DAB Kota Banjarbaru, Hendra, yang menilai kegiatan Dewan Adat Banjar mampu menjadi ruang edukasi budaya yang inklusif.

Lomba Puisi Banjar, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-1, DAB menggelar lomba pembacaan puisi berbahasa Banjar yang diikuti 17 peserta dari berbagai kategori usia. Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yakni Ali Syamsudin, Emelia Agus, dan Birhansani.
Sekretaris Umum DAB Akhmad Syafi’i menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba.

“Esensi kegiatan ini bukan semata mengejar piala dan piagam, tetapi bagaimana nilai-nilai budaya Banjar dapat diaplikasikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan.

“Tahun depan kita harapkan bisa lebih baik, lebih meriah, dan lebih bergengsi,” tambahnya.

Perwakilan dewan juri, Birhansani, menekankan pentingnya penguasaan kosakata asli bahasa Banjar.

“Berbahasa Banjar adalah bentuk pelestarian. Generasi muda harus menggali kosakata yang benar-benar bahasa Banjar, bukan sekadar memodifikasi bahasa Indonesia,” tegasnya.

Juara Umum: Ajakan Melestarikan Bahasa Banjar

Nur Syifa Qalbiyah, siswi SMAN 1 Martapura yang meraih Juara 1 kategori SLTA sekaligus Juara Umum, mengaku bangga dan termotivasi untuk terus melestarikan bahasa Banjar.

“Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus tetap menggunakan bahasa Banjar. Jangan sampai kemajuan teknologi membuat kita lupa dengan budaya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsistensi latihan, dukungan orang tua, dan bimbingan guru menjadi kunci keberhasilannya.

Daftar Pemenang Lomba Puisi Banjar
Kategori SD

Juara 1: Dyanda Agni Addifa (855)
Juara 2: Moza Irfa Aisyana Kamil (805)
Juara 3: Afika Aulia Akhmal (775)
Kategori SLTP
Juara 1: Dhia Wanda Salsabila (990)
Juara 2: Zahra Fathiya Rahma (845)
Juara 3: Husni (797)
Kategori SLTA
Juara 1: Nur Syifa Qalbiyah (942)
Kategori Universitas
Juara 1: Nazwatunisa (947)
Juara 2: Salsabila (789)
Juara 3: Annisa Rippah Aulia (780)
Kategori Umum
Juara 1: Aprilia Putri (841)
Juara 2: M. Al Hudari (831)
Juara 3: Tirta (824)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *