Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Harga Tiket Pesawat Dipastikan Naik, Ini Penyebab dan Besarannya

×

Harga Tiket Pesawat Dipastikan Naik, Ini Penyebab dan Besarannya

Sebarkan artikel ini
ilustrasi pengisian avtur pesawat di bandara terkait kenaikan harga tiket pesawat akibat lonjakan harga bahan bakar
Ilustrasi pengisian bahan bakar avtur pada pesawat di bandara, seiring kenaikan harga energi yang berdampak pada tarif tiket penerbangan. (Foto: Istimewa/Internet)

JAKARTA — Pemerintah memproyeksikan kenaikan harga tiket pesawat domestik sebesar 9 hingga 13 persen menyusul penyesuaian fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar oleh maskapai.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kenaikan tersebut dipicu lonjakan harga avtur di pasar global.

“Kenaikan ini untuk merespons harga avtur. Namun kami menjaga agar tarif tiket tetap terjangkau, di kisaran 9–13 persen,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, penyesuaian fuel surcharge untuk pesawat jet dan propeller meningkat signifikan dari sebelumnya sekitar 10 persen menjadi 38 persen.

Kebijakan ini bersifat sementara dan direncanakan berlaku selama dua bulan.

Lonjakan harga avtur disebut berkaitan dengan dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi dunia.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut harga avtur domestik masih relatif kompetitif dibandingkan negara lain di kawasan.

“Jika dibandingkan dengan negara tetangga, harga avtur kita masih kompetitif,” katanya.

Berdasarkan data per 1 April 2026, harga avtur domestik mencapai Rp23.551 per liter, naik 72,45 persen dibandingkan Maret 2026 yang berada di level Rp13.656 per liter.

Di pasar global, harga avtur juga melonjak dari 0,742 dolar AS per liter menjadi 1,338 dolar AS per liter, atau naik sekitar 80,32 persen.

Kenaikan ini berpotensi berdampak pada biaya perjalanan udara serta aktivitas ekonomi yang bergantung pada transportasi penerbangan.

Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan harga energi global untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan industri penerbangan dan daya beli masyarakat.

Baca Juga  Olahan Ikan Kalengan Pemkab Tanbu Siap Edar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *