JAKARTA – Pertamina Foundation meneguhkan komitmen keberlanjutan melalui Town Hall Meeting bertajuk “Continuity, Appreciation & New Leadership”, yang menjadi momentum estafet kepemimpinan sekaligus penguatan arah strategis organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina Foundation mengumumkan formasi baru Dewan Pengawas Pertamina Foundation serta Rektor Universitas Pertamina (UPER).
Pertamina Foundation juga menegaskan komitmen memperkuat sinergi dan integrasi ekosistem pendidikan dengan Pertamina Group. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung agenda keberlanjutan, transisi energi, dan hilirisasi.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, mengatakan Pertamina Foundation memiliki peran strategis sebagai mitra Pertamina dalam pelaksanaan program CSR serta penguatan ekosistem yang berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis Pertamina Group.
Selain itu, Pertamina Foundation juga menjalankan peran sebagai jembatan antara ekosistem Pertamina dengan masyarakat, khususnya kelompok marginal dan masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan tinggi.
“Town Hall Meeting hari ini bukan sekadar acara serah terima jabatan, melainkan bentuk keberlanjutan perjalanan. Kita menghargai dan belajar dari masa lalu, namun harus terus melangkah ke depan,” kata Agus Mashud, Selasa (8/9/2026).
Ia mengatakan Pertamina Foundation diarahkan menjadi enabler dan katalisator transformasi Pertamina Group, termasuk melalui pengembangan teknologi informasi, riset biofuel, solar panel, waste management, serta pengembangan bisnis.
Capaian Program
Pertamina Foundation bersama Universitas Pertamina memaparkan sejumlah capaian di bidang pemberdayaan masyarakat, lingkungan, pendidikan, dan inovasi.
Dalam sektor pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif, Pertamina Foundation telah mengembangkan 44 Desa Energi Berdikari, melatih 6.325 UMKM, serta menyalurkan bantuan modal usaha kepada 840 UMKM melalui program PFpreneur.
Melalui program inovasi sosial muda PFmuda, Pertamina Foundation juga mendampingi 367 proyek sosial dan membina 86 unit bisnis sociopreneur.
Di bidang lingkungan dan konservasi, Pertamina Foundation mendukung pengelolaan 2.939 hektare lahan yang terdiri atas 2.663 hektare area terestrial dan 276 hektare kawasan pesisir.
Penanaman pohon tercatat mencapai 4,7 juta bibit, terdiri atas 1,9 juta bibit daratan dan 2,8 juta bibit mangrove.
Sementara di bidang pendidikan, Pertamina Foundation mencatat telah mendukung 6.619 penerima beasiswa yang tersebar di 44 hingga 47 mitra perguruan tinggi dari Sumatra hingga Papua.
Pada sektor inovasi energi bersih, sebanyak 36 proyek inovasi teknologi dikembangkan dengan capaian penurunan emisi karbon sebesar 34.719 kg CO₂ per tahun.
Universitas Pertamina juga mencatat sejumlah capaian, di antaranya Akreditasi UNGGUL dari BAN-PT berdasarkan SK No. 27/SK/BAN-PT/Ak/PT/II/2026 serta peringkat Top 4 Kampus Terbaik Nasional untuk SDG’s 7 pada Times Higher Education Impact Rankings 2025.
Ketua Dewan Pengawas Pertamina Foundation periode 2021–2026, Syahrial Mukhtar, mengatakan perubahan iklim, transisi energi, dan standar ESG telah menjadikan sustainability sebagai bagian dari daya saing bisnis.
“PF dan UPER harus memosisikan diri sebagai creator value. Wilayah operasi Pertamina dapat menjadi living laboratory riset UPER, dan program PF menjadi platform eksekusi serta scale-up solusi keberlanjutan,” ujar Syahrial.
Kepemimpinan Baru
Dalam Town Hall Meeting tersebut, Pertamina Foundation memperkenalkan jajaran Dewan Pengawas periode 2026, yakni Robby Rafid sebagai Ketua Dewan Pengawas serta Arya Dwi Paramita, Ivahtun Nurhayati, Erni Ginting, dan Bambang Pediantoro sebagai anggota.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra ditetapkan sebagai Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031, menggantikan Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU yang menjabat pada periode 2023–2026.
Jajaran Dewan Pengawas periode 2026 menyampaikan komitmen memperkuat tata kelola, kolaborasi lintas sektor, serta dampak program yang terukur dalam menghadapi tantangan transisi energi dan hilirisasi Pertamina Group.












