Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Dua Hari Hilang, Nelayan Jatuh dari Kapal KM NAZWA Ditemukan Meninggal

×

Dua Hari Hilang, Nelayan Jatuh dari Kapal KM NAZWA Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Warga bersama tim gabungan mengevakuasi jenazah A. Baharuddin dari kapal nelayan ke daratan di pesisir Pulau Sembilan, Kotabaru, usai ditemukan meninggal dunia di perairan Marabutan, Jumat (1/8/2025). (Humas Polres Kotabaru)
Warga bersama tim gabungan mengevakuasi jenazah A. Baharuddin dari kapal nelayan ke daratan di pesisir Pulau Sembilan, Kotabaru, usai ditemukan meninggal dunia di perairan Marabutan, Jumat (1/8/2025). (Humas Polres Kotabaru)

Kotabaru, Bacakabar – Setelah dua hari pencarian, A. Baharuddin (52), nelayan asal desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Marabutan, Jumat pagi (1/8/25)

A. Baharuddin diduga terjatuh saat memancing di buritan kapal KM NAZWA pada Selasa (30/7/2025). Warga, nelayan Muara Kintap, dan anggota Polsek Pulau Sembilan langsung melakukan pencarian intensif.

Sekitar pukul 09.30 WITA, tim pencari menemukan jasad korban dalam kondisi terjepit di antara batu besar pada kedalaman 32 meter, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

“Tim gabungan nelayan dan aparat kepolisian mengevakuasi korban menggunakan peralatan seadanya,” kata Kapolsek Pulau Sembilan, IPDA Teguh Baharijanto.

Setelah berhasil mengangkat jenazah, tim evakuasi kemudian membawanya ke rumah duka menggunakan kapal nelayan.

Sementara itu, keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permintaan visum maupun otopsi. Pihak kepolisian telah memastikan identitas korban sebagai A. Baharuddin yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Polsek Pulau Sembilan telah memintai keterangan dua saksi mata. Masing-masing Ijal (35) dan Bio (35), yang merupakan nelayan asal Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Selain itu, Kapolsek Pulau Sembilan melaporkan bahwa situasi di lokasi kejadian tetap kondusif..

Kepolisian mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area buritan kapal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan laut.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Ajukan 3 Raperda Strategis di Rapat Paripurna DPRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *