Pelaihari – Cabang olahraga (cabor) drum band menjadi salah satu daya tarik baru pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut. Untuk pertama kalinya, sebanyak 10 kabupaten/kota ambil bagian dalam perlombaan yang digelar di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari.
Ketua Harian Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kalimantan Selatan, Ari Bimo, menyebut keikutsertaan luas tersebut menjadi bukti bahwa drum band mulai diminati dan berkembang pesat di daerah.
“Cabor ini sebenarnya sudah lama ada, tapi baru tahun ini mendapat perhatian lebih luas. Antusias peserta tinggi, dan semua tampil dengan semangat luar biasa,” ujar Ari, Minggu (9/11/2025).
Ajang ini mempertandingkan 17 kategori lomba, mulai dari permainan musik di arena hingga defile barisan di rute jalan raya dengan jarak 4,6 hingga 8 kilometer. Para peserta dituntut menampilkan kombinasi ketepatan waktu, kerapian barisan, serta kualitas musikalitas.
Menurut Ari, drum band Kalimantan Selatan sebelumnya pernah tampil di PON Jawa Barat dan Sumatera Utara 2021, namun gagal berlaga di PON Papua karena kendala venue. Kini, momentum Porprov menjadi ajang penting untuk menumbuhkan kembali minat dan pembinaan atlet di tingkat daerah.
“Sesuai arahan PB PDBI Pusat, drum band berpotensi besar berkembang hingga ke tingkat nasional. Porprov ini jadi langkah awal menuju ke sana,” imbuhnya.
Selain tampil di stadion, para peserta juga menunjukkan kemampuan mereka di jalur terbuka dengan membawa alat musik sambil berbaris. Lagu yang dibawakan bebas, namun seluruh peserta wajib menampilkan Mars Patriot Olahraga dan Mars PDBI sebagai bentuk penghormatan kepada olahraga nasional.
Pertandingan drum band Porprov XII dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Antusiasme penonton di tribun Stadion Pertasi Kencana menjadi bukti bahwa olahraga yang menggabungkan seni dan disiplin ini mulai menemukan tempatnya di hati masyarakat Kalimantan Selatan.












