Banjarmasin, Bacakabar – DPRD Kalimantan Selatan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 menjadi Perda dalam rapat paripurna pada Selasa (1/7/2025). Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, langsung menegaskan bahwa APBD Perubahan 2025 akan fokus pada realisasi visi misi Gubernur, termasuk 10 janji kerja yang sudah disampaikan kepada masyarakat.
Hasnuryadi memastikan Pemprov Kalsel akan mengeksekusi anggaran sejak awal tahun 2025. Ia menyatakan bakal segera merasionalisasi dan mengefisienkan belanja sesuai arahan pemerintah pusat.
“Kami akan eksekusi sejak awal tahun. Setelah itu, kami akan lakukan penyesuaian dan efisiensi agar anggaran benar-benar berdampak,” tegas Hasnuryadi di ruang rapat DPRD.
Ia menekankan bahwa sektor pendidikan tetap mendapat porsi minimal 20 persen karena menjadi fondasi pembangunan SDM berkualitas. “Pendidikan prioritas utama. Kami ingin SDM Kalsel mampu bersaing,” tambahnya.
Selama rapat, Hasnuryadi merespons catatan dari Badan Anggaran DPRD yang menyoroti lemahnya serapan pada kegiatan kejuruteraan. Ia berjanji akan memperbaikinya melalui penyesuaian dalam APBD Perubahan 2025.
“Kami tidak akan masukkan program yang tak berdampak. Semua harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, turut menegaskan pentingnya efektivitas setiap program. Ia menilai seluruh alokasi anggaran harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin program APBD tidak sekadar formalitas. Harus konkret dan terasa oleh rakyat,” ujar Kartoyo.
Rapat ini menjadi tonggak penting dalam mengarahkan pembangunan Kalsel yang lebih fokus, efisien, dan berorientasi hasil.











