Tanah Laut – Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Tanah Laut (Tala) menggelar Pertemuan Lintas Sektor untuk penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit di wilayah Puskesmas Angsau dan Pelaihari, Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini bertujuan mengkoordinasikan upaya pencegahan penyebaran penyakit yang berpotensi meluas.
Pertemuan ini sekaligus mendukung Pekan Imunisasi Dunia (PID) 23–30 April 2025 dengan tema ‘Ayo Lengkapi Imunisasi, Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas’. Tema ini menegaskan pentingnya cakupan imunisasi merata untuk menciptakan generasi sehat.
Unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan hadir, termasuk Kodim, Polres, Kementerian Agama, MUI, TP PKK, RSUD H. Boejasin, ikatan dokter, SKPD terkait, Camat Pelaihari, perwakilan puskesmas, serta guru TK dan PAUD.
Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tala, M. Husni Hadiansyah, melaporkan peningkatan kasus campak di beberapa wilayah. “KLB harus ditangani cepat dengan kolaborasi lintas sektor. Imunisasi harus ditingkatkan untuk mencegah penyebaran,” tegasnya.
Kepala Dinkes Tala, dr. Isna Farida, menjelaskan campak (disebut kerumut dalam bahasa Banjar) mudah menular dan berisiko komplikasi serius. “Jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas. Semua pihak harus mendukung program imunisasi sesuai peran masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan perubahan cuaca (pancaroba) memicu peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).












