Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kapuas

Dari Meja Kopi, Bupati Kapuas Beberkan Arah Pembangunan Infrastruktur Daerah ke Wartawan

×

Dari Meja Kopi, Bupati Kapuas Beberkan Arah Pembangunan Infrastruktur Daerah ke Wartawan

Sebarkan artikel ini
Ket Foto: Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kapuas Hargatin, Kepala Dinas Perhubungan Kapuas, Teras, saat berbincang santai bersama wartawan dalam kegiatan ngopi bareng di salah satu Cafe di Jalan Jawa, Kuala Kapuas, Senin (4/5/2026) malam.
Ket Foto: Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kapuas Hargatin, Kepala Dinas Perhubungan Kapuas, Teras, saat berbincang santai bersama wartawan dalam kegiatan ngopi bareng di salah satu Cafe di Jalan Jawa, Kuala Kapuas, Senin (4/5/2026) malam.

KUALA KAPUAS – Dalam suasana santai di meja kopi bersama wartawan, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, membeberkan arah kebijakan pembangunan infrastruktur daerah yang menjadi prioritas pemerintah, mulai dari peningkatan kualitas jalan hingga penguatan konektivitas antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka akses daerah terpencil.

Pada obrolan yang dikemas sederhana sambil “ngopi santai” di salah satu Cafe di Jalan Jawa, Kuala Kapuas, Senin (4/5/2026) malam itu, Bupati Kapuas didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kapuas Hargatin, Kepala Dinas Perhubungan Kapuas, Teras, bersama puluhan wartawan dari berbagai media cetak maupun online dan televisi.

Bupati Wiyatno mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas sedang melaksanakan sejumlah program strategis daerah.

Pada 2025, Pemkab telah melakukan pelebaran sejumlah ruas jalan perkotaan, penataan lampu penerangan, serta peningkatan akses penghubung antarwilayah.

Program itu menjadi fondasi untuk percepatan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Memasuki 2026, pembangunan dilanjutkan dengan penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan serta pembukaan jalur baru.

Beberapa akses strategis mulai dibuka untuk memperkuat konektivitas, termasuk menuju kawasan Mandomai dan jalur penghubung lainnya.

Selanjutnya pada 2027, pemerintah daerah akan memfokuskan penyelesaian jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman, termasuk lintasan menuju Pasak Talawang.

Kemudian, Pemkab sedang menggenjot program Rp1 Miliar 1 desa, yang bertujuan mendorong pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.

Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur dasar permukiman guna mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab berbagai persoalan dasar yang masih dihadapi sejumlah desa.

Kemudian, Bupati Kapuas juga mengungkap pihaknya saat ini sedang mentransformasi kawasan Pelabuhan KP3 di Jalan Jendral Sudirman menjadi Waterfront City sebagai ikon baru daerah, pusat aktivitas ekonomi, destinasi wisata baru, serta sarana transportasi yang tertata rapi.

Baca Juga  Pemkab Kapuas Gelar Seminar Pemertahanan Budaya Dayak

Wiyatno berharap, kehadiran Waterfront City nantinya dapat meningkatkan daya tarik wisata lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penataan kawasan tepi sungai yang lebih modern.

Kemudian, Bupati juga menyoroti pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Batanjung. Ia menjelaskan, anggaran yang telah digelontorkan untuk proyek tersebut hampir mencapai Rp150 miliar.

Pemkab Kapuas terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat, agar pembangunan jalan dan jembatan juga bisa mendapat dukungan melalui APBD provinsi maupun APBN.

Untuk wilayah hulu, Bupati menargetkan jalan lintas kecamatan yakni Jalan Batanjung-Kuala Kapuas-Mantangai- Timpah-Pujon-Pasak Talawang-Sei Hanyo hingga Sei Pinang, akan fungsional di tahun 2028 mendatang.

“Pembangunan tersebut menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketergantungan akses melalui daerah lain,” tegas Bupati.

Lebih lanjut Wiyatno mengungkapkan, bahwa Kabupaten Kapuas menerima bantuan program Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut direncanakan akan dibangun di wilayah Kapuas Kuala sebagai kawasan terpadu berbasis sektor perikanan.

“Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian khususnya bagi masyarakat pesisir,” harapnya.

Pada diskusi santai tersebut, beberapa wartawan juga memberikan berbagai informasi lapangan dan sejumlah masukan kepada Bupati.

Menanggapi hal itu, Wiyatno memastikan berbagai masukan dan informasi tersebut akan ditindaklanjuti dan menjadi atensi pemerintah daerah.

Penulis: Rahmad Ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *