Sukamara

Dari Atas Jembatan Jelai, Bupati Ketapang Tegaskan Jalan Penghubung Kalbar–Kalteng Berfungsi Awal 2026

×

Dari Atas Jembatan Jelai, Bupati Ketapang Tegaskan Jalan Penghubung Kalbar–Kalteng Berfungsi Awal 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Bupati Sukamara H. Masduki berdiri di atas Jembatan Jelai saat meninjau rencana pembangunan jalan penghubung dua provinsi.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Bupati Sukamara H. Masduki berdiri di atas Jembatan Jelai saat meninjau rencana pembangunan jalan penghubung dua provinsi.

Sukamara — Dari atas Jembatan Jelai yang menjadi penghubung antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan pemerintahannya untuk menuntaskan pembangunan jalan penghubung Jambi–Sukaramai–Sukamara agar bisa difungsikan pada awal tahun 2026.

Dalam kunjungannya ke wilayah perbatasan bersama rombongan, Senin (13/10/2025), Alexander menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut akan dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari empat perusahaan besar yang beroperasi di sekitar wilayah Sukaramai, yakni Cargill Group, Sampoerna Group, IOI Group, dan PT MSL.

“Kami menargetkan awal 2026 jalan ini sudah bisa dilalui. Ini bukan sekadar infrastruktur, tapi wujud kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat konektivitas serta mendorong ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.

Alexander menjelaskan, saat ini Pemkab Ketapang sedang menyelesaikan proses izin pinjam pakai kawasan hutan, karena sekitar 1,7 kilometer ruas jalan dengan lebar 25 meter melintasi kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Selain itu, pemerintah daerah juga tengah memproses izin lingkungan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan) sebagai bagian dari tahapan administrasi pembangunan.

“Begitu seluruh perizinan rampung, pekerjaan fisik jalan akan segera dimulai agar akses Jambi–Sukaramai–Sukamara bisa difungsikan sesuai target,” jelasnya.

Alexander menekankan, keberadaan jalan penghubung melalui Jembatan Jelai akan memberikan dampak besar bagi masyarakat dua provinsi. Selain mempercepat mobilitas barang dan orang, akses ini juga akan memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di kawasan perbatasan.

“Ruas jalan Jambi–Sukamara ini bukan hanya membuka konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat sekitar. Dengan jalan yang terbuka, ekonomi akan bergerak lebih cepat, jarak semakin dekat, dan silaturahmi antara Ketapang dan Sukamara semakin erat,” pungkasnya.7

Baca Juga  Bupati Masduki Tegaskan Tidak ada Mahar Jabatan

Kunjungan Bupati Ketapang ke Jembatan Jelai ini turut disambut hangat oleh Bupati Sukamara, H. Masduki, yang sama-sama menegaskan pentingnya percepatan fungsionalisasi akses perbatasan untuk kemajuan bersama dua kabupaten.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *