Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kapuas

Cek Jalan Rusak Kapuas Kuala–Bataguh, Bupati Wiyatno Blusukan Naik Trail

×

Cek Jalan Rusak Kapuas Kuala–Bataguh, Bupati Wiyatno Blusukan Naik Trail

Sebarkan artikel ini

KUALA KAPUAS – Akses jalan rusak yang menghambat aktivitas warga di Kapuas Kuala hingga Bataguh membuat Bupati Kapuas HM Wiyatno turun langsung ke lapangan.

Bahkan, ia harus menembus medan sulit dengan sepeda motor trail demi memastikan kondisi jalur vital tersebut, Minggu (15/3/2026).

Sejumlah ruas jalan yang rusak parah disusuri, termasuk jalur menuju feri penyeberangan Lupak di Kecamatan Kapuas Kuala, jalan di Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh, hingga akses menuju Pelabuhan Batanjung.

Medan yang sulit dilalui kendaraan roda empat memaksa rombongan menggunakan sepeda motor trail.

Langkah ini sekaligus menggambarkan tingkat kerusakan jalan yang sudah cukup serius dan membutuhkan perhatian cepat.

Dalam peninjauan tersebut, Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai dan Kepala DPMPTSP Teguh Yunianto.

Mereka berhenti di beberapa titik untuk mengecek langsung kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan berat.

“Jalan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tapi urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi barang,” tegas Wiyatno.

Ia juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk berdialog dengan warga setempat. Keluhan terkait sulitnya akses transportasi, terutama bagi petani dan pedagang, menjadi perhatian utama.

Menurutnya, langkah turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur tetap berfungsi dan mampu mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Pemkab Kapuas, lanjutnya, akan segera melakukan pemetaan kerusakan jalan sebagai dasar penentuan skala prioritas perbaikan.

Namun, pengerjaan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah akses menuju Pelabuhan Batanjung.

Jalur ini dinilai strategis karena menjadi pintu distribusi logistik sekaligus penggerak ekonomi kawasan pesisir.

“Kami ingin akses ini tetap layak dilalui. Kalau jalur distribusi terganggu, dampaknya langsung ke ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Peran Penting Jurnalis, Salah Satu Topik Bincang Santai PWI Bersama KPU Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *