Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Peristiwa

Bocah 5 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Sleman

×

Bocah 5 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Sleman

Sebarkan artikel ini
Petugas mengevakuasi korban bocah lima tahun yang tertabrak kereta api di jalur rel Gamping Sleman.
Petugas kepolisian dan relawan mengevakuasi korban kecelakaan kereta api di jalur rel Gamping Lor, Kalurahan Ambarketawang, Sleman, Rabu (4/3/2026).

Sleman – Seorang bocah berusia lima tahun tewas tertabrak kereta api di Dusun Gamping Lor, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.

Korban diketahui berinisial MHRA (5), warga asal Kulon Progo yang saat ini tinggal bersama orang tuanya di wilayah Gamping Lor.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun mengatakan kecelakaan terjadi saat KA Bandara relasi YIA–Yogyakarta melintas dari arah barat menuju timur.

“Masinis sudah membunyikan semboyan peringatan berulang kali ketika melihat korban menyeberang rel sambil menuntun sepeda. Namun karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” kata Salamun kepada wartawan.

Kereta api sempat berhenti untuk melaporkan kejadian kepada petugas stasiun terdekat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Petugas stasiun bersama personel kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Korban ditemukan berada di sisi selatan rel sekitar 10 meter dari titik kejadian,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Gamping bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman.

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama relawan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk proses medis lebih lanjut.

Salamun menyebut lokasi kejadian relatif sepi sehingga tidak ada warga yang melihat langsung peristiwa tersebut. Dugaan sementara, korban kurang memperhatikan situasi saat menyeberang rel.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” kata Salamun.

Baca Juga  Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, 8 Korban Tewas Dievakuasi Tim SAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *