Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
KapuasPemerintahan

Bidang Infrastruktur Jadi Usulan Prioritas Terbanyak Pada Musrenbang Kecamatan Selat

×

Bidang Infrastruktur Jadi Usulan Prioritas Terbanyak Pada Musrenbang Kecamatan Selat

Sebarkan artikel ini

Bacakabar.id, Kuala Kapuas – Dari 49 usulan skala prioritas, sebanyak 28 usulan di bidang Infrastruktur menjadi usulan terbanyak saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalteng. Rabu, (1/2/2023) digelar di Aula Kecamatan setempat.

Kegiatan Musrenbang dibuka secara resmi oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Kapuas Catur Feriyanto, dihadiri oleh Camat Selat Yaya Setiabudi, Kepala BPKAD Kabupaten Kapuas, Yan Hendri Ale, unsur Forkopimca, Lurah, Kepala Desa se Kecamatan Selat, dan beberapa Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Kapuas.

Dalam laporannya, Yaya Setiabudi menegaskan bahwa usulan merupakan komitmen bersama sesuai kebutuhan kelurahan dan desa sebagaimana yang telah disusun berdasarkan skala prioritas.

Ia juga menjelaskan, 28 usulan Bidang Infrastruktur diantaranya infrastruktur jalan dan jembatan, pelabuhan atau dermaga, listrik irigasi, air bersih dan sanitasi, telekomunikasi, dan perumahan dan pemukiman.

Kemudian lanjutnya, di bidang Pendidikan terdapat 7 usulan, bidang kesehatan 4 usulan, bidang Ekonomi dan Pemberdayaan 2 usulan yang terdiri dari pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, perkebunan, perikanan, pertambangan, perdagangan dan ketenagakerjaan. Bidang administrasi pemerintahan 7 usulan terdiri dari pemerintahan kelurahan dan desa, lembaga adat dan kelembagaan sosial, dan Bidang lain-lain 1 usulan.

“Total keseluruhan 49 usulan, yang mana usulan-usulan tersebut telah disandingkan dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Kapuas,” ucap Yaya Setiabudi.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kapuas, Catur Feriyanto menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam pencapaian pembangunan yang Berkualitas, Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel.

“Penyusunan RKPD tahun 2024 harus lebih cermat dan integratif dengan metode Bottom Up dimana perencanaan dimulai dari tingkat bawah ke atas untuk mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat Kabupaten Kapuas,” kata Catur Feriyanto.

Ia menambahkan, Infrastruktur fisik memang sangat penting, namun akan sektor-sektor lain seperti pendidikan dan lain sebagainya
juga harus menjadi prioritas.

Baca Juga  Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau, Pemkab Kapuas Gelar Apel Gabungan

“Para Lurah, Kepala Desa dan BPD harus kreatif dalam menyusun perencanaan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Rahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *