BATULICIN – Kota Batulicin menjadi inspirasi lagu terbaru karya musisi sekaligus jurnalis Puja Mandela. Lagu berjudul “Batulicin” itu mengangkat potret kehidupan masyarakat, kenangan masa kecil, hingga perjalanan kota pesisir di Kabupaten Tanah Bumbu sejak era 1990-an.
Melalui lagu bergenre folk tersebut, Puja menghadirkan berbagai cerita yang akrab bagi warga Batulicin, seperti panggung musik anak muda, rental PlayStation, aroma laut, jalanan berlumpur saat hujan, debu saat musim kemarau, hingga kisah para perantau yang datang membangun harapan.
“Batulicin mungkin bukan tempat paling nyaman untuk tinggal, tapi ia sudah menjadi kota kecil yang menghidupi, dan terus tumbuh hingga hari ini,” ujar Puja.
Saat dikonfirmasi Jumat (24/7/2026), Puja mengatakan lagu tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya selama tumbuh di Batulicin. Salah satu tempat yang paling membekas dalam ingatannya adalah kawasan Pasar Lama Batulicin, kampung halaman almarhum ibunya.
Menurutnya, berbagai kenangan masa kecil, kehidupan keluarga, persahabatan, hingga keseharian masyarakat di kawasan itu menjadi sumber inspirasi dalam menyusun lirik lagu.
Puja mengungkapkan, kerangka awal lirik “Batulicin” ditulis hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Selanjutnya, lirik disempurnakan selama satu hari, sedangkan proses rekaman hingga mastering bersama Prima Yuda Prawira diselesaikan sekitar tiga jam.
Ia mengaku memilih genre folk karena sesuai dengan karakter bermusiknya yang lebih menyukai lagu-lagu bertutur.
“Basic saya suka menulis, suka puisi, dan suka lirik yang bercerita. Itu yang mengantarkan saya ke genre folk. Saya juga banyak menyukai musisi seperti Bob Dylan, Joan Baez, dan Iwan Fals,” katanya.
Puja menuturkan, lagu “Batulicin” bukan dibuat untuk menggambarkan kota itu sebagai tempat yang sempurna. Ia hanya ingin mengabadikan berbagai pengalaman dan kenangan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Ia berharap lagu tersebut dapat diterima masyarakat, khususnya warga Batulicin, sekaligus mengajak pendengar mengenang kampung halaman, masa muda, dan orang-orang yang pernah memberi arti dalam kehidupan mereka.
Lagu “Batulicin” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Video musiknya juga telah dirilis melalui kanal Puja Mandela Official.












