BANJARBARU – Bank Kalsel tampil sebagai juara dan runner-up pada kategori instansi dalam turnamen 3X3 Basketball rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026.
Turnamen yang berlangsung di GOR Babussalam, Banjarbaru, Sabtu (5/9/2026) malam, diikuti 35 tim yang bertanding dalam kategori SKPD Provinsi, instansi, dan umum putra.
Pada kategori instansi, Bank Kalsel 1 berhasil meraih juara pertama setelah bersaing dengan sejumlah tim. Sementara Bank Kalsel 2 menempati posisi runner-up.
Hasil tersebut menempatkan dua tim Bank Kalsel di posisi teratas kategori instansi dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Harjad ke-76 Kalsel.
Selain kategori instansi, tim BKD dan DPKP keluar sebagai juara pertama kategori SKPD Provinsi, disusul Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai runner-up.
Pada kategori umum putra, Rongking A menjadi juara pertama, sedangkan Sandman Putih berada di posisi kedua.
Ketua Pelaksana 3X3 Basketball Harjad Kalsel ke-76, Muhammad Ubaydillah Khoiril Farabi, mengapresiasi seluruh tim yang mengikuti pertandingan hingga babak akhir.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, tidak ada kendala. Meskipun agak molor, tetapi semuanya aman dan terkendali sesuai dengan rencana,” ujarnya.
Ubaydillah mengatakan, penyelenggaraan turnamen tahun ini menjadi modal untuk mengembangkan kompetisi bola basket di Kalsel. Panitia juga membuka peluang agar kompetisi serupa kembali digelar dengan skala yang lebih besar.
“Insya Allah kalau memang dilancarkan dan mendapat support dari berbagai pihak, insya Allah akan kami agendakan. Bahkan mungkin bisa dibuat lebih besar lagi,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah dan sponsor menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan kualitas serta cakupan turnamen.
“Kalau disupport oleh daerah mungkin akan jauh lebih besar. Kalau banyak sponsor yang masuk, tentu penyelenggaraannya juga bisa lebih besar daripada yang saat ini dilakukan,” jelasnya.
Panitia juga membuka kemungkinan mengembangkan format pertandingan dari 3X3 menjadi 5X5 apabila dukungan terhadap penyelenggaraan semakin besar.
“Bukan hanya 3X3 mungkin. Kalau memang bisa, kita lima lawan lima,” imbuhnya.












