YOGYAKARTA – Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Aliansi Mahasiswa UGM di kawasan Simpang Empat Gramedia, Yogyakarta, Selasa (1/9/2026), berakhir setelah massa membubarkan diri pada pukul 22.15 WIB.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan seluruh rangkaian aksi berlangsung hingga malam hari dengan pengamanan dari aparat kepolisian.
“Massa secara resmi telah membubarkan diri pada pukul 22.15 WIB,” ujar Ihsan, Selasa malam.
Selama aksi berlangsung, sempat terjadi keributan antara massa dan warga sekitar. Menurut Ihsan, situasi tersebut dipicu kesalahpahaman akibat penutupan jalan dan aksi yang berlangsung hingga malam.
“Pihak kepolisian menyampaikan bahwa sempat terjadi kesalahpahaman antara massa aksi dengan warga sekitar akibat dampak penutupan jalan di titik tersebut dan aksi dilakukan sampai malam hari, hingga sempat memicu keributan kecil yang dengan cepat berhasil dikendalikan oleh kesigapan personel kepolisian di lokasi,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga mengalami luka ringan setelah terjatuh saat terjadi saling dorong. Korban kemudian mendapat penanganan medis dan dievakuasi menggunakan ambulans UGM ke Rumah Sakit Panti Rapih.
Ihsan mengatakan korban telah kembali ke rumah.
Selain itu, beberapa personel Polresta Yogyakarta juga dilaporkan terkena semprotan yang diduga cairan merica dari peserta aksi dan mendapat penanganan awal di ambulans.
“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah bersama-sama menjaga kepala dingin dan ketertiban selama aksi berlangsung,” ujar Ihsan.












