Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
PemerintahanTanah Bumbu

Proyek Jembatan Pulau Laut Akan Dilanjutkan, H. Ambo Sakka: Pemkab Tanbu Anggarkan 100 Miliar Pertahun

×

Proyek Jembatan Pulau Laut Akan Dilanjutkan, H. Ambo Sakka: Pemkab Tanbu Anggarkan 100 Miliar Pertahun

Sebarkan artikel ini

Bacakabar.id, Tanah bumbu – Proyek pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Pulau Laut Kotabaru dengan Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, sempat mengalami penundaan, namun rencananya akan dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang.

Menanggapi proyek ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, H Ambo Sakka, dalam wawancara dengan media pada Rabu (7/6/2023), menyatakan pemerintah daerah Tanah Bumbu siap memberikan dukungan pendanaan untuk kelanjutan pembangunan jembatan penghubung antar Kabupaten di Kalimantan Selatan itu.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Pemda Kotabaru, Pemprov Kalsel, dan perwakilan dari Pemerintah Pusat di kantor Gubernur Kalsel, Sekda menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 100 miliar per tahun diminta dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk proyek pembangunan jembatan tersebut.

Sekda Ambo Sakka mengakui bahwa setelah membahas proyek tersebut dalam rapat di Banjarmasin, Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu bersedia mendukung kelanjutan proyek pembangunan jembatan penghubung antara Kotabaru dan Batulicin. Pemprov Kalsel juga siap memberikan bantuan pendanaan sebesar Rp 300 miliar per tahun, dengan masing-masing daerah bertanggung jawab membiayai proyek tersebut selama 5 tahun ke depan.

Jembatan ini direncanakan memiliki panjang 6,4 km, menjadikannya jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan ini akan menghubungkan Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk mengatasi keterisolasian Kabupaten Kotabaru yang selama ini hanya bisa dijangkau melalui kapal feri untuk perjalanan ke Tanah Bumbu, Banjarmasin, dan daerah sekitar di Kalimantan.

Meskipun proyek pembangunan jembatan penghubung ini sempat terhenti karena masalah anggaran dan tidak termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), langkah untuk melanjutkan proyek ini diambil setelah pertemuan dan kesepakatan dalam rapat di Banjarmasin. (Red)

Baca Juga  DPRD Tanah Bumbu Setujui Pembentukan 17 Desa Baru, Akses Pelayanan Publik Bakal Lebih Dekat ke Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *