Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Sukamara

Simak Ini Program Kerja KKN IAIN Palangka Raya di Desa Pudu Rundun

×

Simak Ini Program Kerja KKN IAIN Palangka Raya di Desa Pudu Rundun

Sebarkan artikel ini

Bacakabar.idSukamara, Kuliah Kerja Nyata atau biasa di singkat KKN merupakan salah satu prasayarat yang wajib ditempuh bagi Mahasiswa dan Mahasiswi di dalam menyelesaikan studinya baik di Kampus Negeri maupun di Kampus Swasta.

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya sejak tanggal 16 Juli sampai dengan 28 Agustus 2022 telah selesai melaksanakan KKN salah satunya Mahasiswa dan Mahasiswa ini ditempat di Desa Pudu Rundun Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Kelompok KKN Desa Pudu Rundun, Anisa Febriani mengatakan sejak awal kedatangan hingga berakhirnya program KKN yang kami jalani telah menyelesaikan program kerja di antaranya,

(1). Bidang Keagamaan diantaranya, melaksanakan pengajian bersama dengan Ibu-Ibu Desa Pudu Rundun

Selanjutnya masih dalam bidang keagamanan juga telah melaksanakan pengajaran di TPA Al-Ikhlas.

(2). Untuk bidang Kesehatan melaksanakan kegiatan posyandu.

(3). Sementara itu pada bidang pendidikan telah mengajar di SDN 1 Pudu Rundun dan juga mengajar di TK/PAUD Harapan Ibu Desa Pudu Rundun.

(4). Pada bidang sosial telah melaksanakan kegiatan kreatifitas bersama Ibu-Ibu PKK Desa Pudu Rundun.

“Jadi ada empat bidang yang menjadi program kerja dan sudah kami laksanakan selama KKN di Desa Pudu Rundun ini. Semoga saja program kerja yang sudah kami laksanakan ini menjadi hal yang baik bagi kami dan juga bagi warga Desa Pudu Rundun,” tegas Anisa, pada Minggu (28/8/2022).

Anisa kembali menuturkan, ucapan Terima kasih kepada Kepala Desa beserta perangkatnya yang telah menerima kami selama menjalankan program KKN ini. Terima kasih juga kepada Ketua-Ketua RT yang telah membantu selama proses kami menjalankan program KKN kami ini.

Yohanes Eka Irawanto, SE

Baca Juga  Kapolres Sukamara : Jika Kondisi Tidak Fit Jangan dipaksa Berkendara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *