Bank Kalsel

Bank Kalsel Uji Kesiapan Evakuasi dan Tanggap Darurat di Kantor Pusat

×

Bank Kalsel Uji Kesiapan Evakuasi dan Tanggap Darurat di Kantor Pusat

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN – Bank Kalsel menggelar simulasi prosedur tanggap darurat di Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menguji kesiapan pegawai dalam menghadapi keadaan darurat, termasuk proses evakuasi dan keberlangsungan layanan perbankan.

Simulasi tersebut merupakan rangkaian hari kedua Workshop Kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Bank Kalsel Tahun 2026. Workshop dibuka sehari sebelumnya oleh Direktur Operasional Bank Kalsel, Iwan.

Kegiatan dipandu narasumber Fajar Atrifani, S.E., M.M., BCCS, bersama tim dari BCM Indonesia. Peserta terdiri atas perwakilan seluruh divisi dan kantor cabang Bank Kalsel. Pelaksanaan simulasi dikawal langsung Kepala Divisi Umum Bank Kalsel, Suriadi.

Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan tahapan penanganan keadaan darurat, mulai dari peringatan dini, evakuasi melalui jalur yang telah ditentukan, hingga berkumpul di titik kumpul.

Latihan ini juga menguji kesiapan Tim Tanggap Darurat dan Tim Evakuasi Bank Kalsel, termasuk koordinasi antarunit kerja. Sarana keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan sistem peringatan dini turut diperiksa untuk memastikan fungsinya berjalan saat dibutuhkan.

Selain praktik evakuasi, Bank Kalsel menguji Business Continuity Plan (BCP) atau rencana keberlangsungan bisnis. Pengujian ini mencakup kesiapan bank dalam menjaga maupun memulihkan fungsi dan layanan kritis ketika terjadi gangguan.

Aspek yang diuji meliputi kejelasan komunikasi, pembagian peran, serta mekanisme eskalasi keputusan. Seluruh rangkaian simulasi dilaksanakan sesuai arahan narasumber dengan mengutamakan keselamatan peserta.

Kepala Divisi Umum Bank Kalsel, Suriadi, mengatakan simulasi diperlukan agar pegawai tidak hanya memahami prosedur tanggap darurat secara tertulis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata.

“Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan setiap pegawai tahu apa yang harus dilakukan, ke mana harus bergerak, dan kepada siapa harus melapor, sehingga keselamatan pegawai dan layanan kepada nasabah tetap terjaga,” ujar Suriadi.

Baca Juga  Bank Kalsel Targetkan Operasional Bank Devisa Mulai 17 Juni 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *