Banjarmasin

Polda Kalsel Sita 7.825 Liter BBM Subsidi dan 1,04 Juta Rokok Ilegal

×

Polda Kalsel Sita 7.825 Liter BBM Subsidi dan 1,04 Juta Rokok Ilegal

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan mengungkap dua perkara terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi dan peredaran rokok ilegal.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 7.825 liter BBM bersubsidi, 1.040.000 batang rokok tanpa pita cukai, serta sejumlah kendaraan yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan pengungkapan itu dalam konferensi pers di Ditreskrimsus Polda Kalsel, Jumat (23/10/2026) pagi.

Dalam perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi, polisi mengamankan 17 tersangka. Sebanyak 22 kendaraan roda dua dan roda empat yang digunakan untuk aktivitas melangsir BBM turut diamankan.

Total BBM yang disita mencapai 7.825 liter, terdiri dari 2.300 liter Bio Solar dan 5.525 liter Pertalite.

Modus yang dilakukan para tersangka yakni membeli BBM bersubsidi secara berulang di sejumlah SPBU di wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru. BBM tersebut kemudian dikumpulkan untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Perbuatan tersebut diduga dilakukan dengan memanfaatkan selisih harga antara BBM bersubsidi atau BBM penugasan Pemerintah dengan harga jual kembali di luar ketentuan yang berlaku,” kata Rosyanto.

Praktik tersebut berdampak terhadap ketersediaan BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku usaha mikro, petani, nelayan, serta kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan BBM bersubsidi.

Selain perkara BBM, Polda Kalsel juga mengungkap peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan satu tersangka dan satu unit Mitsubishi dengan nomor polisi DA 8322 J yang digunakan sebagai sarana pengangkutan.

Barang bukti yang diamankan sebanyak 1.040.000 batang rokok tanpa pita cukai. Rinciannya, Sabit Melon sebanyak 384.000 batang, Sabit Mango 80.000 batang, Sabit Grape 96.000 batang, New Mercy 416.000 batang, dan Mercy 64.000 batang.

Baca Juga  Gubernur Kalsel Nyatakan Operasi Pencarian Korban Helikopter BK 117 D3 Tuntas

Rokok tersebut rencananya diedarkan di wilayah Kalimantan Selatan.

Seluruh tersangka dan barang bukti dari kedua perkara tersebut telah diamankan untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *