BANTUL – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di kawasan Pantai Pandansimo, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan jenazah ditemukan pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan luka maupun tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Identitas jenazah sampai saat ini belum diketahui. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun luka pada tubuh korban,” kata Rita, Selasa (6/10/2026).
Menurut Rita, pria tersebut sehari-hari tinggal seorang diri di gubuk tersebut. Selama ini, seorang perempuan yang tinggal tidak jauh dari lokasi diketahui merawat dan memberinya makan.
Sebelum ditemukan meninggal, korban masih terlihat hidup sekitar pukul 17.30 WIB. Perempuan tersebut datang untuk memberikan makanan, tetapi korban menolak.
“Pada sekitar pukul 17.30 WIB, korban masih diketahui hidup ketika akan diberi makan. Namun korban menolak dan tidak mau makan,” ujarnya.
Sekitar pukul 18.00 WIB, perempuan tersebut kembali mengecek kondisi korban. Saat diajak berbicara, korban tidak merespons. Ia kemudian menggoyangkan bantal yang digunakan korban untuk tidur, tetapi korban tetap tidak bangun.
Perempuan tersebut kemudian meminta bantuan orang yang berada di sekitar lokasi. Setelah diketahui korban sudah meninggal, warga menghubungi petugas untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.
Polsek Srandakan bersama personel gabungan mendatangi lokasi. Tim Identifikasi Polres Bantul dan petugas medis Puskesmas Srandakan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
“Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut,” terang Rita.
Hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas Srandakan dan Unit Identifikasi Polres Bantul tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah diperkirakan telah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan.
“Korban dimungkinkan meninggal karena faktor usia. Namun untuk memastikan identitas dan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara,” katanya.
Polisi juga melakukan identifikasi menggunakan iris mata dan sidik jari. Namun, hingga kini belum ditemukan data yang sesuai dengan identitas korban.
Rita mengatakan berdasarkan keterangan orang yang mengetahui keberadaan korban, pria tersebut tidak memiliki keluarga. Korban sebelumnya berada di kawasan Pantai Pandansimo untuk mencari barang bekas atau rosok.
“Karena tidak memiliki tempat tinggal, korban kemudian tinggal di gubuk tersebut seorang diri,” jelasnya.
Polsek Srandakan masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait.












