Bank Kalsel

Wabup Tabalong Resmikan Renovasi Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel

×

Wabup Tabalong Resmikan Renovasi Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel

Sebarkan artikel ini

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf meresmikan renovasi Sentra Kas Mitra Utama (SKM) Tanjung di Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Jumat (4/9/2026).

Peresmian yang berlangsung di lantai II Bank Kalsel Cabang Tanjung itu dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar dan Deputi Kepala Divisi Implementasi SP, Pengawasan SP-PUR dan Perlindungan Konsumen Rony Ferdiansyah.

Dari Bank Kalsel hadir Direktur Bisnis Izhar, Kepala Divisi Treasury dan International Banking Deddy Setiawan, Kepala Penyelamatan Aset, Kepala Bank Kalsel Cabang Tanjung, Kepala Bank Kalsel Cabang Batulicin, serta sejumlah mitra.

Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar mengatakan keberadaan SKM Tanjung menjadi bagian dari penguatan koordinasi Bank Kalsel dengan Bank Indonesia dan pemerintah daerah.

Menurut Izhar, SKM Tanjung mendukung pengelolaan kas di daerah, khususnya Kabupaten Tabalong.

“Melalui layanan Sentra Kas Mitra Utama ini, tidak hanya meningkatkan status, tetapi juga memperluas ruang lingkup layanan yang mencakup penyetoran, penarikan, pengelolaan hingga penukaran uang,” ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan SKM juga dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus menjaga ketersediaan uang rupiah yang layak edar.

Renovasi ruang layanan SKM Tanjung, termasuk pemisahan ruang layanan, rampung pada pekan keempat Agustus 2026. Peningkatan infrastruktur tersebut mencakup aspek keamanan, kenyamanan, kelancaran operasional, serta penerapan tata kelola.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf mengapresiasi rampungnya renovasi SKM Tanjung.

Ia juga mengapresiasi Bank Kalsel yang telah berstatus sebagai bank devisa. Habib Taufani berharap status tersebut diikuti dengan penyediaan layanan kas mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat, di Bank Kalsel Cabang Tanjung.

“Karena potensi pasarnya cukup besar, apalagi ada perusahaan penanaman modal asing (PMA) seperti PT Conch South Kalimantan Cement,” imbuhnya.

Baca Juga  Bank Kalsel Butuh Hampir Dua Tahun untuk Menjadi Bank Devisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *