Malang

Tak Pakai APBDes, Perayaan HUT RI di Sukopuro Habiskan Rp2 Miliar

×

Tak Pakai APBDes, Perayaan HUT RI di Sukopuro Habiskan Rp2 Miliar

Sebarkan artikel ini

MALANG – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, tahun ini diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp2 miliar.

Kepala Desa Sukopuro, Tohari, mengatakan angka tersebut merupakan estimasi kebutuhan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari keterlibatan pelajar, peserta karnaval hingga pertunjukan sound horeg pada malam hari.

“Kalau total perkiraan tahun ini sekitar Rp2 miliar, lebih besar dari tahun lalu. Itu dari berbagai kegiatan, termasuk kebutuhan sewa pakaian adat bagi peserta pelajar dan patungan warga untuk sound horeg malam hari,” kata Tohari saat ditemui Disway Malang, Sabtu (19/9/2026).

Tohari menegaskan, anggaran tersebut tidak bersumber dari APBDes. Biaya kegiatan dihimpun melalui iuran warga di masing-masing RT yang telah dikumpulkan selama sekitar enam bulan.

“Sama sekali tidak menggunakan APBDes, seluruhnya didapatkan murni dari iuran warga masing-masing RT yang terkumpul sejak enam bulan lalu. Bahkan ada satu keluarga mengeluarkan anggaran sendiri untuk menyewa sound,” ujar Tohari.

Besarnya kebutuhan biaya juga dipengaruhi banyaknya masyarakat yang terlibat. Untuk peserta yang menggunakan riasan, misalnya, kebutuhan biaya diperkirakan Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per orang.

Sementara untuk kelompok pemuda, kebutuhan persiapan disebut dapat mencapai sekitar Rp2 juta per orang, tergantung konsep dan kebutuhan masing-masing kelompok.

Kemeriahan karnaval tahun ini melibatkan sekitar 42 kontingen. Sebanyak 32 truk disiapkan untuk membawa peserta karnaval yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar dengan tema kebudayaan.

Perayaan mengusung tema “Guyub Rukun” dengan semboyan “Sukopuro Bersatu”. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan senam bersama anak-anak TK dan PAUD sekitar pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, kegiatan untuk pelajar berlangsung sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Selepas Maghrib sekitar pukul 18.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sound horeg dan karnaval.

Baca Juga  150 UMKM Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI di Sukopuro

Ketua Panitia Festival Budaya Desa Sukopuro, Susilo, mengatakan dukungan pemerintah desa sebatas kebutuhan kepanitiaan, seperti seragam panitia dan kebutuhan panggung.

Selain rangkaian kegiatan warga, Festival Budaya Desa Sukopuro juga diikuti pelaku UMKM. Susilo menyebut sebanyak 150 UMKM ikut membuka usaha dalam kegiatan tahun ini.

“Total ada 150 UMKM yang ikut serta dalam Festival Budaya Desa Sukopuro, bertambah banyak dari tahun lalu,” ujar Susilo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *