Pendidikan

PMII Kepri Dorong Kaderisasi Berbasis Kualitas dan Kepemimpinan

×

PMII Kepri Dorong Kaderisasi Berbasis Kualitas dan Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini

BATAM – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kepulauan Riau menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL), Pelatihan Instruktur Wilayah (PIW), dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kaderisasi di Kota Batam, 13–17 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi dan menyusun arah kaderisasi PMII di Kepulauan Riau, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dan instruktur.

Kegiatan mengangkat tema “Reorientasi Kaderisasi PMII di Beranda Negeri: Meneguhkan Nilai Dasar Pergerakan, Membangun Kepemimpinan, Memajukan Kepulauan Riau.”

Pembukaan berlangsung di Aula Dispora Kota Batam dan dihadiri Acep Jamaludin selaku Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII, perwakilan Pemerintah Provinsi Kepri, Mabinda PKC PMII Kepri, serta sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.

Acep Jamaludin mengatakan kaderisasi PMII perlu diarahkan pada peningkatan kualitas, bukan hanya pertumbuhan jumlah kader. Menurutnya, kader perlu memiliki kemampuan intelektual, integritas, karakter kepemimpinan, serta kapasitas untuk merespons persoalan yang berkembang.

Perwakilan Gubernur Kepri, Harianto, ST., M.Si., mengapresiasi peran PMII dalam pengembangan kapasitas generasi muda. Ia mendorong kader PMII membangun kolaborasi dan terlibat dalam pembangunan daerah.

Ketua PKC PMII Kepri Arie Rahmardani Kurniawan mengatakan Rakorda, PKL, dan PIW memiliki fungsi berbeda dalam penguatan kaderisasi organisasi.

“Rakorda adalah kompas untuk menyatukan arah gerak PKC dan PC se-Kepri. PKL adalah ruang menempa kader agar memiliki kedalaman intelektual, spiritual, dan kultural. Sementara PIW menyiapkan kader pengajar yang menjadi garda terdepan kaderisasi di komisariat dan rayon,” ujar Arie.

Ia menilai kader PMII perlu memiliki kapasitas untuk merespons berbagai persoalan sosial dan perkembangan zaman.

“Kita membutuhkan kader yang kritis dalam berpikir, progresif dalam bergerak, dan berakhlak sebagai kader Ahlussunnah wal Jama’ah,” katanya.

Baca Juga  Tanah Bumbu Dukung Program Sekolah Rakyat Nasional yang Diresmikan Presiden Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *