BATULICIN – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Pelindo (Persero) Regional 3 Pelabuhan Batulicin menegaskan komitmen penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penanaman ratusan bibit mangrove di kawasan pesisir Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
Inisiatif ini menegaskan bahwa operasional kepelabuhanan dan pertumbuhan bisnis industri maritim harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan serta mitigasi perubahan iklim.
General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 3 Pelabuhan Batulicin, Erry Ardiyanto, menegaskan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian terintegrasi dari bisnis berkelanjutan perusahaan, bukan sekadar agenda tahunan.
“Pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen Pelindo dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Penanaman mangrove hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap ekosistem pesisir,” kata Erry Ardiyanto, Jumat (24/7/2026).
Langkah industri dalam menekan emisi karbon dan mencegah abrasi pantai tersebut mendapat apresiasi dari Komandan Pangkalan TNI AL Kotabaru–Batulicin, Letkol Laut Muhammad Arif.
“Mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami kawasan pesisir. Selain mampu menahan abrasi dan mengurangi dampak perubahan iklim, ekosistem mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya kelautan,” ujar Muhammad Arif.
Melalui aksi hijau ini, Pelindo Regional 3 Pelabuhan Batulicin bersama Terminal Satui dan pemangku kepentingan kepelabuhanan mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek perlindungan ekosistem pesisir dan aksi terhadap perubahan iklim di sektor maritim nasional.











