MALANG – Kawasan wisata Malang Dreamland di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, bertransformasi menjadi resort premium sejak awal 2026. Perubahan tersebut diikuti dengan pengembangan konsep akomodasi sekaligus pembukaan peluang investasi berbasis syariah.
Supervisor Operasional Malang Dreamland Resort, Ade Ramadhan, mengatakan pengelola kini memfokuskan pengembangan kawasan sebagai resort, meninggalkan konsep wisata umum yang sebelumnya dijalankan.
“Mulai awal tahun 2026 kami fokus ke resort. Sebelumnya masih dengan konsep wisata,” kata Ade kepada jurnalis bacakabar.id, Selasa (21/7/2026).
Sebelum bertransformasi, Malang Dreamland dikenal sebagai destinasi wisata keluarga yang menawarkan berbagai wahana permainan dan spot swafoto berlatar perbukitan.
Saat ini, kawasan seluas sekitar empat hektare tersebut menyediakan empat pilihan akomodasi, yakni glamping, camping, cabin, dan villa. Tarif menginap dibanderol mulai Rp300 ribuan hingga Rp1 jutaan per malam.
Menurut Ade, tipe cabin menjadi pilihan yang paling banyak diminati pengunjung karena dilengkapi kolam renang pribadi.
“Best seller cabin, karena ada private pool,” ujarnya.

Selain menyediakan layanan akomodasi, Malang Dreamland Resort juga menawarkan kerja sama investasi berbasis syariah melalui PT Sembilan Wali Nusantara.
Ade menjelaskan, skema investasi yang ditawarkan terdiri atas murabahah, yaitu investasi dengan margin keuntungan sesuai kesepakatan, serta mudharabah, yakni sistem bagi hasil yang bersumber dari pendapatan sewa penginapan.
Ia menambahkan, peluang investasi tersebut masih terbuka bagi masyarakat yang berminat menanamkan modal di kawasan resort.












