PELAIHARI — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRPKLH) Tanah Laut mengimbau masyarakat menjaga fasilitas umum. Imbauan ini menyusul maraknya pencurian bollard dan alih fungsi trotoar di sejumlah titik di Pelaihari.
Kepala DPRPKLH Tanah Laut, GT Dwi Erzandi Kasuma, mengatakan trotoar, bollard, dan fasilitas publik lainnya dibangun untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama pejalan kaki.
“Trotoar, bollard, dan seluruh fasilitas publik dibangun untuk mempercantik kota sekaligus melindungi hak pejalan kaki. Mari kita jaga bersama,” kata Erzandi, Rabu (25/6/2026).
Ia menegaskan trotoar tidak diperuntukkan sebagai tempat berdagang atau parkir kendaraan. Fungsi fasilitas tersebut harus dikembalikan sebagaimana mestinya.
“Pedestrian adalah hak pejalan kaki. Mohon kesadaran seluruh masyarakat agar fungsi trotoar dikembalikan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Erzandi juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan dan merawat sarana prasarana yang telah dibangun.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita wujudkan bersama, bersih hati dan bersih lingkungan,” ujarnya.
“Kami berharap kesadaran masyarakat menjaga aset daerah terus meningkat agar fasilitas publik bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan bertahan lebih lama,” ujar Erzandi.
Sebelumnya, Bacakabar.id memberitakan hilangnya sejumlah bollard di kawasan trotoar Pelaihari yang diduga dicuri. Trotoar di beberapa lokasi juga kerap dialihfungsikan sebagai area parkir dan tempat berjualan.












