Jakarta – 23/6/2026, Diantoro, gitaris dan komposer yang dikenal sebagai personel band Ranaku, resmi merilis EP perdana proyek solonya bertajuk Diant melalui label Sintesa Pro. EP yang mulai tersedia di seluruh platform streaming digital sejak 21 Juni 2026 ini menghadirkan tiga lagu, yakni Kokom, Cemburu Buta, dan Cinta Berantakan.
Dalam karya terbarunya, Diantoro mengusung perpaduan pop koplo modern dengan lirik bernuansa Betawi yang segar dan menghibur. Terinspirasi oleh legenda musik Betawi, almarhum Benyamin Sueb, Diant menghadirkan humor cerdas dan kritik sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat urban.
Lagu Kokom dipilih sebagai fokus utama dalam EP ini. Lagu tersebut terinspirasi dari kisah nyata seorang pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kerap menerima telepon dan pesan dari tunangannya yang posesif dan pencemburu. Dengan lirik ringan dan jenaka, lagu ini menggambarkan dinamika hubungan modern yang akrab dengan banyak orang.
Sementara itu, Cemburu Buta mengangkat cerita tentang pasangan suami istri yang hubungannya terganggu akibat prasangka dan gosip lingkungan sekitar. Sedangkan Cinta Berantakan bercerita tentang retaknya hubungan karena rasa ingin tahu berlebihan yang berujung pada hilangnya kepercayaan dalam sebuah hubungan.
Menurut Diantoro, seluruh lagu dalam EP Diant lahir dari kisah-kisah nyata yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Ia ingin menghadirkan musik yang tidak hanya menghibur dan mengajak bergoyang, tetapi juga menyampaikan pesan yang relevan dengan pengalaman banyak orang.
Lahir dan besar di Jakarta, Diantoro sebelumnya telah merilis sejumlah karya solo seperti Bulan Puasa, Minta Ijin, Ambeyen, dan Buaya Bego. Melalui EP Diant, ia membuka babak baru dalam perjalanan karier solonya dengan harapan dapat memperkenalkan warna musik Betawi modern kepada pendengar yang lebih luas, termasuk di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
(Ysf)












