Jakarta – Alfath Flemmo naik panggung di Festival AI Nusantara 2026, Minggu (8/6). Ia bukan sekadar tampil. Pria yang menyandang gelar Sony Music Group Global Scholar ini mempertunjukkan bagaimana manusia dan kecerdasan buatan bisa berkolaborasi menciptakan musik.
Di acara yang digelar Microsoft Elevate itu, Alfath menjadi narasumber sekaligus komposer. Ia membawakan karya musik yang seluruhnya digarap dengan bantuan AI.
Alfath bukan nama baru. Ia adalah komposer digital, produser musik, dan audio engineer. Ia juga founder FMG Universe serta pengembang One Music OS dan TuneXpert DAW-AI — perangkat lunak yang membantu musisi memanfaatkan AI dalam proses kreatif.
Dalam diskusinya, Alfath menegaskan AI bukan ancaman. “AI bukan pengganti kreativitas manusia. Ia alat bantu untuk memperluas ide dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Penampilannya jadi salah satu sorotan festival. Dari panggung itu, Alfath membuktikan bahwa musik dan AI bisa berjalan berdampingan — bukan saling menggantikan.












