Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Hukum

Polisi Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan Pelajar hingga Tewas di Bantul

×

Polisi Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan Pelajar hingga Tewas di Bantul

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pelaku pengeroyokan pelajar diborgol oleh polisi.
Ilustrasi pelaku kriminal diborgol usai diamankan aparat kepolisian terkait kasus pengeroyokan pelajar di Bantul.

Bantul, bacakabar.id — Tim Resmob Polres Bantul, Polda DIY, menangkap tujuh pelaku pengeroyokan terhadap seorang pelajar berinisial IDS (16) yang meninggal dunia akibat penganiayaan di Bantul.

Korban merupakan warga Pandak, Bantul. Ia dikeroyok para pelaku pada Selasa (14/4) malam di kawasan lapangan Gadung Mlati, Dusun Banyu Urip, Caturharjo, Pandak. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (19/4) di RSUD Saras Adyatma Bantul.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan, tujuh tersangka yang diamankan masing-masing berinisial BLP (18), YP (21), JMA (23), RAR (19), AS (21), ASJ (19), dan SGJ (19).

“Seluruh tersangka berhasil diamankan di lokasi yang berbeda,” kata Bayu saat konferensi pers, Selasa (28/4).

Ia menjelaskan, penangkapan bermula dari diamankannya dua pelaku awal pada 15 dan 16 April di wilayah Bantul dan Sleman. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian memburu pelaku lain hingga ke luar daerah.

Dua tersangka, JMA dan RAR, ditangkap di sebuah rumah kos di Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (25/4). Sementara tiga tersangka lainnya, yakni AS, ASJ, dan SGJ, diamankan di wilayah Boyolali, Jawa Tengah, pada Senin (27/4).

“Seluruh tersangka saat ini telah diamankan di Rutan Mapolres Bantul untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi menjerat para tersangka dengan sejumlah pasal, di antaranya pasal penganiayaan yang mengakibatkan kematian serta Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara.

Dari hasil penyelidikan, peristiwa bermula saat korban dijemput oleh salah satu pelaku dan dibawa ke sebuah lapangan di wilayah Pandak. Selanjutnya korban dibawa ke lokasi lain, tempat para pelaku telah berkumpul.

Di lokasi tersebut, korban sempat ditanya terkait keterlibatannya dalam sebuah kelompok. Setelah korban mengaku tidak tergabung dalam kelompok apa pun, para pelaku diduga melakukan pengeroyokan secara brutal.

Baca Juga  Teriaki Rombongan Pesilat Saat Mabuk, Pria di Malang Tusuk Tiga Orang hingga Satu Tewas

Korban dipukuli menggunakan tangan kosong serta benda lain seperti selang dan pipa. Bahkan, korban juga disundut rokok dan dilindas menggunakan sepeda motor.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sejumlah pelaku remaja dan berujung pada kematian korban. Polisi menyatakan proses penyidikan masih terus berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *