Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Peristiwa

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah Jadi 6 Orang

×

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah Jadi 6 Orang

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar kerusakan KRL akibat tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di peron Stasiun Bekasi Timur.
Tangkapan layar memperlihatkan kondisi rangkaian KRL Commuter Line yang rusak setelah ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Tangkapan Layar)

Bekasi – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, bertambah menjadi enam orang.

Sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan sebanyak lima orang. Namun, dalam perkembangan terbaru pada Selasa (28/4/2026), PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan satu korban lainnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan yang terjadi pada Senin malam (27/4/2026) itu juga menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebutkan sekitar 80 orang mengalami luka dan telah dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.

“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Kami juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta pemakaman korban meninggal ditanggung oleh KAI dan asuransi,” ujar Anne.

Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Kronologi Singkat

KAI menjelaskan, kecelakaan bermula saat KRL Commuter Line berhenti di jalur setelah tertemper kendaraan di perlintasan sebidang dekat kawasan Bulak Kapal.

Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan.

Proses evakuasi sempat berlangsung cukup lama karena sejumlah korban terjepit di dalam rangkaian kereta. Tim gabungan dari Basarnas, petugas KAI, dan tenaga medis melakukan evakuasi secara bertahap dan hati-hati.

Penanganan dan Investigasi

KAI bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, posko informasi telah didirikan di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada seluruh korban dan keluarga,” kata Anne.

Baca Juga  Dua Orang Tewas Tertimpa Pohon Trembesi yang Roboh di Sleman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *