KOTABARU — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru resmi ditutup, Minggu (5/4/2026), dengan penetapan Kecamatan Pulau Laut Utara sebagai juara umum.
Penutupan yang digelar di Lapangan Madarammang Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati Syairi Mukhlis, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, dan masyarakat atas kelancaran pelaksanaan MTQ.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga menjadi nilai ibadah,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan sambutan.
Pemerintah daerah menilai pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga berperan dalam memperkuat pemahaman keagamaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah yang berprestasi dan siap bersaing di tingkat provinsi.
“Kami menargetkan kontingen Kotabaru bisa masuk delapan besar pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kotabaru, Eka Safruddin, mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat Pulau Laut Selatan sebagai tuan rumah.
Ia berharap kualitas penyelenggaraan dan peserta MTQ ke depan terus meningkat sehingga mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Pada penutupan tersebut juga diumumkan para pemenang dari berbagai cabang lomba. Kecamatan Pulau Laut Selatan meraih peringkat kedua, disusul Pulau Laut Sigam di posisi ketiga.
Sebagai bagian dari estafet penyelenggaraan, bendera LPTQ diserahkan kepada Kecamatan Hampang yang akan menjadi tuan rumah MTQ ke-57 pada 2027.
Kegiatan ditutup dengan penampilan seni Islami yang disambut antusias masyarakat.












